Danantara Kebut Merger & Restrukturisasi PTPP, Ini Loncatan Kinerjanya
:
0
Pendapatan dan laba bersih PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik signifikan di Semester I 2026. Foto: PTPP
EmitenNews.com - Danantara segera melakukan proses transformasi PT PP (Persero) Tbk (PTPP) secara tuntas dan tidak berlarut-larut. Merger menjadi salah satu langkah yang didorong untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi, serta membangun struktur perusahaan yang lebih efektif.
Sesungguhnya bagaimana kinerja PTPP? Laporan kinerja keuangan PTPP di Semester I 2026 yang diunggah oleh Perseroan di www.idx.co.id yang dikutip Emitennews.com, Jumat (21/8/2026) menunjukkan lonjakan laba bersih yang signifikan.
Emiten BUMN Karya ini membukukan laba bersih enam bulan pertama tahun ini Rp193,46 miliar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Laba bersih tersebut melompat 196,5% atau hampir 3 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp65,24 miliar.
Sementara itu pendapatan usaha Semester I 2026 Rp5,96 triliun turun 11,2% dibandingkan periode Semester I 2025 yang sebesar Rp6,71 triliun.
Penurunan pendapatan usaha ini sejalan dengan strategi pemulihan kinerja perseroan yang lebih selektif dalam memilih dan mengambil proyek baru—mengutamakan proyek-proyek bernilai tambah tinggi (high margin) serta kepastian arus kas (cash flow) yang sehat.
Sementara itu, struktur utang dan liabilitas PTPP per 30 Juni 2026 menunjukkan total liabilitas (utang keuangan dan kewajiban usaha) Rp38,99 triliun, naik tipis sekitar 0,79% dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 yang sebesar Rp38,68 triliun.
Rincian komposisi liabilitas terdiri dari liabilitas jangka Rp17,84 triliun turun 8,28% dari posisi akhir 2025 Rp19,45 triliun. Namun, dari porsi ini terdapat lonjakan pada utang bank jangka pendek yang tercatat mencapai Rp4,49 triliun.
Sedangkan liabilitas jangka panjang Rp21,15 triliun meningkat 9,97% dari posisi akhir 2025 Rp 19,23 triliun akibat penyesuaian jatuh tempo utang fasilitas proyek dan restrukturisasi jangka panjang.
PTPP memiliki total aset: Rp43,36 triliun tumbuh 0,87% dibandingkan akhir 2025 sebesar Rp42,98 triliun. Sedangkan kas dan setara kas Rp 1,17 triliun mengalami penurunan sebesar 59,55% dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp 2,89 Triliun.
Related News
REAL Kemas Penjualan Tumbuh di 1H2026 Tapi Laba Tergerus, Kenapa?
Performa Kinclong, BWPT Alihkan Saham Treasuri 402,92 Juta Lembar
Emiten Prajogo (TPIA) Lahap Bisnis Ini dari 2 Negara Tetangga
Kabar Terbaru, TPIA Caplok Bisnis Otomotif Cycle & Carriage
Kopi Jadi Lifestyle, BTN Bidik Transaksi Harian via Ekosistem ICX 2026
Konversi Utang, MKNT Izin Investor Private Placement Rp1,02 Triliun





