EmitenNews.com - Emiten Prajogo, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengakuisisi bisnis otomotif cycle & carriage di Singapura dan Malaysia. Hal itu dikatakan TPIA usai menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk akuisisi bisnis tersebut.

Direktur Utama TPIA, Erwin Ciputra mengatkan bahwa rencan akuisisi tersebut bagian dari langkah ekspansi regional Chandra Asri Gorup dan mendukung strategi jangka panjang Grup untuk membangun platform terintegrasi di bidang energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.

Ia juga menjelaskan, Greenhill, afiliasi Mizuho, bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif, sementara Mizuho Bank memberikan dukungan pembiayaan akuisisi kepada Chandra Asri Group untuk transaksi ini.

“Cycle & Carriage memiliki sejarah yang kuat, merek-merek terpercaya, serta tim yang berpengalaman. Kami berharap dapat mendukung bisnis ini dalam fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus terus melayani pelanggan dan mitra dengan kualitas dan keandalan yang selama ini mereka harapkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8).

Meski demikian, Erwi mengatakan bahwa penyelesaian transaksi tersebut masih menunggu keputusan lain yang masih dalam tahap pengambilan persetujuan.

“Penyelesaian transaksi ini masih bergantung pada persetujuan dari OEM dan pemenuhan persyaratan yang berlaku lainnya,” tuturnya.

Kinerja Semester I TPIA

Sepanjang paruh pertama 2026, emiten yang masuk dalam Group Barito itu mengemas laba bersih USD 371,2 juta pada semester I-2026. Angkanya terpantau jeblok 77,2% dari USD 1,62 miliar pada periode sama tahun lalu.

Meski laba tertekan, pendapatan perseroan justru melonjak. TPIA mencatat pendapatan USD 5,34 miliar, naik 83,6% dari USD 2,91 miliar.

Pada perdagangan Kamis (20/8) saham TPIA ditutup menguat 0,77 persen atau naik 15 poin ke level Rp1.965