EmitenNews.com - PT Danantara Investment Management (DIM) resmi menyerahkan Conditional Letter of Award (CLoA) kepada delapan mitra terpilih proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap kedua.

Penyerahan CLoA menandai dimulainya pengembangan PSEL tahap kedua yang mencakup delapan lokasi di 20 kabupaten/kota.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan seleksi dilakukan secara disiplin bersama Denera. 

"Proses seleksi mitra yang dijalankan DIM dan Denera dilaksanakan secara disiplin sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Kami berharap seluruh mitra dapat memenuhi target yang telah disepakati, serta menerapkan standar tata kelola yang baik dalam pelaksanaannya," ujar Pandu, Selasa (21/7).

Setelah CLoA, mitra akan masuk tahap Final Letter of Award (FLoA). Studi kelayakan ditarget rampung pertengahan November 2026. Groundbreaking ditargetkan Desember 2026 hingga Januari 2027.

Pandu menegaskan penunjukan bersifat bersyarat. Jika mitra gagal penuhi syarat, Danantara akan menunjuk mitra cadangan atau buka tender ulang.

Dari delapan lokasi tersebut, terdapat empat emiten yang dikonfirmasi ikut melalui konsorsiumnya yakni, OASA, BNBR, TPIA, hingga BIPI.

Berikut daftar lengkap 8 lokasi dan mitranya:

1. Medan Raya: Konsorsium SUEZ Insan Asia (Prancis–Indonesia) kapasitas 1.700 ton/hari

2. Kabupaten Bekasi: Konsorsium Everbright Cemerlang Energy - China Everbright, Harmoni, Bioregen