EDGE Crossing Saham di Pasar Negosiasi, Lanjutkan Proses Go Private
:
0
Lanjutkan proses go private, PT Indointernet Tbk (EDGE) menggelar transaksi pengalihan saham (crossing) di pasar negosiasi. PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/9/2026), resmi membuka sementara penghentian perdagangan (suspensi) efek Indonet khusus di Pasar Negosiasi.
EmitenNews.com - Lanjutkan proses go private, PT Indointernet Tbk (EDGE) menggelar transaksi pengalihan saham (crossing) di pasar negosiasi. PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/9/2026), resmi membuka sementara penghentian perdagangan (suspensi) efek Indonet khusus di Pasar Negosiasi.
Otoritas bursa memfasilitasi transaksi pengalihan saham dalam rangka penyelesaian aksi korporasi yang sedang dijalankan oleh perseroan. Keputusan ini diterbitkan melalui pengumuman resmi Bursa No. Peng-UPT-00004/BEI.PP2/09-2026 merespons surat permohonan dari manajemen PT Indointernet Tbk.
Diketahui permohonan diajukan sehubungan dengan penyelesaian Masa Penawaran Tender Sukarela Tahap II serta pelaksanaan buyback saham sebagai bagian dari proses pengunduran diri dari bursa (voluntary delisting) dan perubahan status menjadi perusahaan tertutup (go private).
Melalui pengumuman tersebut, BEI menetapkan bahwa pembukaan perdagangan hanya berlaku di Pasar Negosiasi mulai Sesi II pukul 14.30 WIB. Transaksi pengalihan saham hasil buyback tersebut ditangani secara langsung oleh PT Indo Premier Sekuritas sebagai pihak sekuritas yang ditunjuk resmi oleh perseroan.
Waktu pelaksanaan transaksi ini terbilang sangat terbatas karena bursa akan kembali memberlakukan suspensi di seluruh pasar. Pembekuan perdagangan susulan tersebut akan diterapkan segera setelah transaksi crossing selesai dilaksanakan, atau paling lambat pada pukul 14.45 WIB pada hari yang sama.
Otoritas bursa menegaskan bahwa tidak ada jenis transaksi lain di luar pengalihan saham hasil buyback yang diperkenankan selama masa pembukaan suspensi singkat tersebut.
Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto, serta Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. ***
Related News
Strategi IAS Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57 Persen
Emiten Laptop Jadwal Dividen 76 Persen Laba, Cum Date 28 Oktober
Laba Q3 AXIO Melesat 83 Persen, Investor Dapat Jatah Dividen Interim
HSBC Holdings Gulung Ratusan Juta Helai, Saham APEX Drop 41 Persen
Kaji Buyback, Saham BBTN Tinggalkan Zona Merah
Grup Sinarmas Gelontor Dividen Jumbo, Yield Tembus 16 Persen





