Dari 23 Subsektor Industri Pengolahan; 21 Ekspansif, 2 Kontraksi
:
0
Data Kemenperin menunjukkan dari 23 subsektor industri pengolahan, 21 subsektor tercatat masih ekspansif. Sedangkan hanya dua subsektor yang berada di zona kontraksi.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Berdasarkan hasil Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang dirilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada September 2025, IKI tercatat sebesar 53,02 poin, masih berada di zona ekspansi meskipun sedikit melemah dari Agustus 2025 yang mencapai 53,55 poin. Secara tahunan, capaian ini lebih baik dibanding September 2024 (52,48 poin).
"Dari 23 subsektor industri pengolahan, tercatat 21 subsektor masih ekspansif. Sedangkan hanya dua subsektor yang berada di zona kontraksi. IKI Ekspor mencapai 53,99 poin, sementara IKI Domestik sebesar 51,92 poin," ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (2/10).
Dari sisi pasar, IKI berorientasi ekspor pada September 2025 mencapai 53,99, meskipun turun 0,12 poin dari Agustus 2025 (54,11), namun masih pada zona ekspansi. Semua variabel pembentuk IKI berorientasi ekspor dalam fase ekspansi, menandakan masih terjaganya permintaan dari luar negeri terhadap produk-produk industri pengolahan.
Selain itu, data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga mencerminkan arah positif. Pada September 2025 berada di level 50,4 atau masih berada di atas ambang batas 50,0 yang menandakan aktivitas industri tetap tumbuh atau ekspansi meski dengan laju lebih moderat dibanding bulan Agustus yang mencapai poin 51,5.(*)
Related News
Saham Teknologi Tekor, Bursa Asia dan IHSG Berpotensi Lesu
Wall Street Melesat, Indeks Dow Jones Raih Rekor Baru 53.000
Cadangan Devisa Jepang Turun USD 18,4 Miliar per Juni 2026
Tujuan Penyempurnaan SLIK, Dukung Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
RI Masih jadi Target Investasi, Pengusaha Dorong Percepatan Izin KEK
Proyeksi Pengamat Semester II 2026 IHSG 7.000-8.000, Cek Kondisinya





