Darmi Bersaudara (KAYU) Pede Berangkatkan 450 Kontainer Hingga Akhir Tahun
:
0
EmitenNews.com — PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) menyampaikan bahwa selama periode Triwulan I 2022 ini, Perseroan tetap melakukan penjualan ekspor ke negara tujuan Asia Selatan, sekalipun masih menghadapi kendala pemasaran berkelanjutan sebagai akibat merebaknya pandemik Covid-19 di negara tujuan ekspor tersebut.
Dalam periode tersebut, Direktur Utama KAYU, Nanang Sumartono Hadiwidjojo menuturkan, harga sewa kontainer masih diatas tarif normal sebagai dampak fakta kelangkaan kontainer selama masa pandemik Covid-19 tahun-tahun sebelumnya, khususnya di pelabuhan keberangkatan dan pelabuhan tujuan ekspor dari Perseroan.
"Demikian hal juga yang terjadi pada harga freight yang masih tinggi dan belum menunjukkan tren penurunan,"kata Nanang, dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.
Dalam hal ini, kata Nanang, Perseroan pada akhirnya harus tetap menjalankan usahanya dan untuk itu Perseroan tidak mempunyai pilihan lain kecuali harus tetap melakukan penjualan sekalipun dengan menanggung beban biaya tinggi, setidaknya untuk harga sewa kontainer dan freight.
Namun demikian, Perseroan memiliki cukup kepercayaan untuk mematok target bahwa pada akhir bulan April 2022 mampu mengapalkan penjualan ekspornya sebanyak 40 kontainer. Terlepas dari faktor-faktor pendorong dan penyebab yang akan dijelaskan secara terpisah, Perseroan mempunyai optimisme yang relevan dengan faktor-faktor tersebut terutama tentang potensi serapan pasar terhadap ekspor Perseroan di tahun 2022 dan 2023.
"Secara eksposur kuantitas, Perseroan masih berkeyakinan mampu memberangkatkan 450 kontainer pada posisi akhir tahun 2022 ini dan sebanyak 600 kontainer pada akhir tahun 2023 yang akan datang sebagai langkah ekspansi kapasitas,"tegasnya.
Related News
Ramai-ramai Petinggi Bank Jatim Tambah Kepemilikan Saham, Cek Datanya
Dapat Tugas Lain, Direktur Hasnur Internasional (HAIS) Ini Undur Diri
KMTR Pasang Badan Jamin Utang Sindikasi US$200 Juta Anak Usaha
BREN Dikonfirmasi Mau Akuisisi Geothermal FGEN di Filipina USD5 Miliar
Intiland (DILD) Nilai Gugatan PKPU Bank Mayapada Langgar Ketentuan MA
YUPI Endapkan Rp541,3 Miliar Dana IPO ke 13 Rekening di 4 Bank





