EmitenNews.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) resmi debut Initial Public Offering (IPO) dual-listing di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) dengan kode ticker DRS - 6228 pada Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan prospektus yang didaftarkan di HKEX pada Rabu (17/6), EMAS menawarkan sebanyak 89,67 juta HDR yang mewakili 896,69 juta saham perseroan dengan harga HK$26,6 per HDR.

Saham berformat Hong Kong Depositary Receipts (HDR) ini terpantau melemah di hari pertama perdagangan meski IPO oversubscribed hingga 11x.

"Kami percaya pencatatan ini akan memperluas basis investor, memperkuat visibilitas global, dan mendukung fase pertumbuhan berikutnya bagi Merdeka Gold Resources," ujar Presiden Direktur EMAS Boyke Poerbaya Abidin dalam rilis pers dikutip Jumat (26/6).

Berdasarkan data HKEX per pukul 14:07 HKT, HDR EMAS kode 6228 ditutup di HK$24,440 atau turun 2,160 poin setara 8,12% dari harga pembukaan HK$26,600.

Sepanjang sesi, HDR EMAS bergerak di rentang HK$24,060 - HK$26,800 dengan volume 19,10 juta lembar dan nilai transaksi HK$491,37 juta. Kapitalisasi pasar HDR EMAS tercatat HK$14,40 miliar.

Rasio HDR EMAS adalah 1 DR : 10 saham, dengan JPMorgan Chase Bank, N.A. sebagai depositary. EMAS merupakan holding group tambang emas terintegrasi yang berfokus pada Pani Gold Project, dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh induk grup Merdeka yakni, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA).

Trio Merdeka Kompak Jeblok di BEI

Sentimen semarak dual listing tidak menopang harga saham Grup Merdeka di domestik. Di BEI, EMAS memimpin anjlok sedalam 11,70% ke Rp6.225, lalu diikuti pula oleh MDKA yang jeblok 4,83% ke Rp2.760, dan MBMA terseret ambruk 3,76% ke Rp486. 

Pelemahan trio Merdeka sejalan dengan IHSG yang terkoreksi 2,73% ke 5.835,114 dan menjadi pemberat utama sektor Basic Materials atau Komoditas yang terkontraksi hingga 5,36% di sesi I perdagangan Jumat (26/6/2026).