Defisit Rp1,27 T, Akuntan Publik Ragukan Kelangsungan Usaha TAXI dan Begini Nasib Sahamnya
:
0
EmitenNews.com — Akuntan Publik pemeriksa laporan keuangan tahun 2021 PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) meragukan kelangsungan usaha emiten transportasi umum itu, karena masih mencatatkan defisit sebesar Rp1,27 triliun.
Hal itu tercantum dalam paragraf penekanan laporan audit, Akuntan Publik, Rudi M Tambunan dari Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang dan Ali yang menjadi kesatuan laporan keuangan telah audit TAXI yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/5/2022).
Jelasnya, akumulasi kerugian bertahun-tahun yang menyebabkan defisit TAXI sebesar Rp1,27 triliun menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usaha.
Padahal, dalam catatan 31, TAXI telah menjelaskan rencana untuk keluar dari persoalan itu.
Dalam catatan tersebut, TAXI menegaskan untuk melanjutkan program pengurangan utang dengan penjualan aset yang bukan bagian dari bisnis utama dan aset tidak produktif.
Related News
Wintermar (WINS) Tebar Dividen Rp8,81 Miliar, Cair Juni 2026
Industri Tambang Lesu, Laba ABMM Kuartal I Terpangkas 32,8 Persen
Jelang Right Issue, Ledakan USD Angin Segar untuk CBRE
TPIA Bagi Dividen USD30 Juta, Pantau Cum Date-nya Dari Sekarang!
Direksi BJTM Ramai-Ramai Borong Saham Pada 18 Mei 2026, Ada Apa?
Saratoga (SRTG) Tebar Dividen Rp1,4T, Ada Bonus Saham untuk Karyawan





