Delapan Saham Bebas Suspensi, Empat Langsung Masuk FCA
:
0
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews.com/Aji.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan delapan saham yang sebelumnya disuspensi mulai sesi I Rabu (21/1/2026). Namun, empat di antaranya kini langsung berstatus Full Call Auction (FCA) sebagai bagian dari pengawasan lanjutan bursa.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menguraikan delapan saham yang kembali diperdagangkan yakni, Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI), Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA), Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE), Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP), RMK Energy Tbk. (RMKE), Trisula Textile Industries Tbk. (BELL), Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA), dan Estee Gold Feet Tbk. (EURO).
Pada perdagangan perdana pasca-unsuspensi, Rabu (21/1) pergerakan saham berlangsung variatif. RMKE tancap gas ke harga tertinggi harian alias menyentuh Auto Rejection Atas/ARA sebesar 9,84 persen ke Rp8.650 dan HUMI mengekor ARA sebesar 9,55 persen ke Rp390.
Kemudian, BELL melonjak 20,27 persen ke Rp178, OASA turut menguat 2,88 persen ke Rp500, sementara EURO naik tipis 1,40 persen ke Rp725.
Tekanan paling besar diterima AHAP yang terjun ke harga terendah (Auto Rejection Bawah/ARB) sebesar 9,95 persen ke Rp172, FIRE terkoreksi 7,75 persen ke Rp238, dan BNBA melemah 3,33 persen ke Rp1.160.
BEI menetapkan HUMI, FIRE, RMKE, dan AHAP masuk dalam pengawasan FCA selama satu minggu ke depan imbas sebelumnya disuspensi sepekan penuh.
Sementara itu, BELL, BNBA, OASA, dan EURO kembali diperdagangkan normal, namun bursa mengingatkan bahwa saham-saham tersebut berpotensi kembali disuspensi apabila penguatan berlanjut secara signifikan.
Related News
32 Emiten Lanjut Suspensi, Ini Kata BEI
BEI Bantah Pembukaan Batas Saham Gocap Jadi Sentimen Negatif IHSG
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC





