EmitenNews.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), yakni PT Pemenang Nusantara Internasional secara bertahap mengurangi porsi kepemilikan sahamnya sejak akhir Juni hingga Juli 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham, seluruh transaksi tersebut ditujukan untuk menambah porsi saham yang beredar di publik alias free float.

Merujuk laporan tersebut, aksi divestasi di akhir Juni dilakukan sejak tanggal 24 Juni 2026 dengan melepas sebanyak 8.115.900 saham melalui dua transaksi. Yakni, 7.618.600 saham pada harga Rp20 per saham dan 497.300 saham pada harga Rp22 per saham.

Sehari kemudian, 25 Juni 2026, pengendali kembali menjual 9.947.000 saham, yang terdiri atas 8.166.000 saham pada harga Rp20 per saham dan 1.781.000 saham pada harga Rp21 per saham.

Aksi serupa berlanjut pada 26 Juni 2026. Kali ini, pengendali WINR melepas 10.751.200 saham melalui dua transaksi, yaitu 9.898.000 saham pada harga Rp19 per saham dan 853.200 saham pada harga Rp20 per saham.

Volume penjualan terbesar terjadi pada 29 Juni 2026. Dalam satu hari, PT Pemenang Nusantara Internasional menjual 56.502.800 saham, yang terdiri atas 1.502.800 saham pada harga Rp19 per saham serta 55 juta saham pada harga Rp18 per saham.

Memasuki Juli, transaksi divestasi masih berlanjut. Pada 7 Juli 2026, perseroan melepas 2.590.500 saham, terdiri atas 574.400 saham pada harga Rp24 per saham dan 2.016.100 saham pada harga Rp22 per saham.

Selanjutnya pada 8 Juli 2026, PT Pemenang Nusantara Internasional kembali menjual 15.256.500 saham melalui tiga transaksi, yakni 3.361.500 saham pada harga Rp23 per saham, 9.088.800 saham pada harga Rp22 per saham, serta 2.806.200 saham pada harga Rp24 per saham.

Adapun transaksi terakhir dilakukan pada 9 Juli 2026, dengan penjualan 12.500.000 saham pada harga Rp22 per saham.

Dengan serangkaian aksi tersebut, jumlah saham free float bertambah menjadi 43,81 persen dari sebelumnya 41,28 persen. Hal ini terungkap dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek WINR yang diunggah pada 14 Juli 2026.