EmitenNews.com - PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) menorehkan peningkatan laba bersih maupun pendapatan pada 2023.

Mengacu laporan keuangan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/4), laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk DRMA melesat 55,2% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp611,75 miliar hingga 31 Desember 2023, dibanding periode sama 2022 sebesar Rp394,16 miliar. 


Adapun kenaikan laba bersih DRMA ini didorong oleh meningkatnya pendapatan perseroan 41,88% YoY menjadi Rp5,54 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,90 triliun. 

Jika dirinci berdasarkan segmen, pendapatan DRMA dari komponen roda dua berkontribusi sebesar Rp2,90 triliun, diikuti segmen roda empat sebesar Rp1,81 triliun, dan segmen lain-lain sebesar Rp813,36 miliar.


Adapun liabilitas perseroan naik menjadi Rp1,35 triliun, dari posisi akhir 2022 sebesar Rp1,28 triliun. Sedangkan ekuitas naik menjadi Rp2,03 triliun, dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp1,40 triliun. 

Terakhir, kas dan setara kas akhir tahun perseroan juga melesat 93,99% menjadi Rp378,54 miliar pada 2023, dibandingkan 2022 sebesar Rp195,13 miliar. Berdasarkan neraca, total aset DRMA naik menjadi Rp3,38 triliun per 31 Desember 2023, dibandingkan posisi akhir Desember 2022 senilai Rp2,68 triliun.