EmitenNews.com - Indonesia serius mengembangkan ekonomi digital. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hal itu dalam ASEAN-US Special Summit with Business Leaders seperti disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (13/5/2022). Di depan para pengusaha Amerika Serikat, Jokowi mengemukakan, potensi ekonomi digital Indonesia, sangat besar. Diramalkan tembus USD146 miliar, atau hampir setengah dari Asia Tenggara yang mencapai USD330 miliar di 2025.


"Hadirin yang terhormat Indonesia juga serius dalam pengembangan ekonomi digital yang adil dan bermanfaat bagi semua. Di Asia Tenggara nilai ekonomi digital diprediksi mencapai USD330 miliar pada tahun 2025 dan di Indonesia ekonomi digital diproyeksikan tumbuh 20 persen per tahun mencapai USD146 miliar pada tahun 2025," kata Presiden Jokowi.


Presiden Jokowi mengemukakan, Indonesia memiliki ribuan startup. Kemudian, ada  2 decacorn dan 8 unicorn. Untuk itu, Jokowi berharap, Amerika dapat berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur digital hingga mendukung Indonesia masuk rantai global melalui digitalisasi.


Jokowi merinci, saat ini Indonesia memiliki 2.346 startup, atau terbanyak kelima di dunia, dengan 2 decacorn dan 8 unicorn. Ia mengaku sangat mengharapkan kontribusi bisnis Amerika dalam pengembangan infrastruktur digital, memfasilitasi digital capacity building. “Serta mendukung kami masuk ke global value chain melalui digitalisasi." ***