Melejit 48 Persen, BNII Sudahi 2025 dengan Laba Rp1,65 Triliun
:
0
Sejumlah nasabah tampak bertranski via ATM Bank Maybank Indonesia. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Maybank (BNII) per 31 Desember 2025 mentabulasi laba Rp1,65 triliun. Melonjak 48,64 persen dari posisi sama akhir 2024 sejumlah Rp1,11 triliun. Dengan begitu, laba per saham dasar menjadi Rp21,75 dari sebelumnya Rp14,64.
Pendapatan bunga dan syariah bersih Rp7,22 triliun, melejit dari periode sama akhir tahun sebelumnya Rp7,1 triliun. Itu terdiri dari pendapatan bunga dan syariah Rp13,2 triliun, mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp13,06 triliun. Beban bunga dan syariah Rp5,98 triliun, bengkak dari Rp5,95 triliun.
Jumlah pendapatan lainnya Rp2,32 triliun, melonjak dari Rp2,15 triliun. Terbesar dari pendapatan lainnya Rp1,52 triliun, turun dari Rp1,88 triliun. Beban operasional lainnya Rp7,42 triliun, turun dari Rp7,66 triliun. Itu terdiri dari beban umum dan administrasi Rp3,18 triliun, bengkak dari Rp3,05 triliun.
Beban tenaga kerja Rp3,26 triliun, bengkak dari Rp3,24 triliun. Beban operasional lainnya Rp5,09 triliun, susut dari Rp5,51 triliun. Laba operasional Rp2,12 triliun, meningkat dari Rp1,58 triliun. Pendapatan non operasional Rp99,84 miliar, surplus dari Rp11,67 miliar. Laba tahun berjalan Rp1,7 triliun, melonjak dari Rp1,19 triliun.
Total ekuitas terkumpul Rp33,08 triliun, mengalami peningkatan dari akhir 2024 senilai Rp31,2 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi Rp160,63 triliun, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp165,97 triliun. Total aset terakumulasi Rp193,71 triliun, menciut dari akhir tahun sebelumnya Rp197,17 triliun. (*)
Related News
HATM Kantongi Fasilitas Kredit dari BCA, Manajemen Ungkap Tujuannya
VICI Angkat Rahayu Saraswati Jadi Wakomut, Siap Ekspansi Mancanegara
Tutup Kuartal III 2026, EMMI Kemas Pendapatan Turun-Rugi Bersih
Masih Bertahan di MSCI, Emiten Grup Bakrie Cetak Laba Turun di Q3 2026
Pendapatan CDIA Tembus USD122 Juta, EBITDA Melonjak 65 Persen
MSCI Depak Emiten Ini, Intip Kinerjanya di Kuartal III 2026





