Diinterogasi BEI Soal Mundurnya Erwin Tanjung, Begini Penjelasan INET
:
0
Gambar emitien INET
EmitenNews.com - Manajemen PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) belum berencana mencari pengganti Erwin Tanjung yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur. Direktur lain, Bayu Satrio, akan sementara waktu mengambil alih tanggung jawab yang ditinggalkan.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa Erwin Tanjung mundur karena menerima tawaran bekerja di perusahaan lain, bukan karena adanya pelanggaran atau paksaan dari pihak mana pun.
"Saat ini, perseroan belum memiliki rencana untuk mengangkat direksi baru sebagai pengganti Bapak Erwin Tanjung," kata Arif dalam menanggapi surat BEI soal pengunduran diri Erwin Tanjung sebagai Direktur INET pada Senin (7/10).
Arif menegaskan bahwa tugas dan tanggung jawab Erwin Tanjung masih bisa dicover oleh direksi lain, sehingga tidak ada dampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
Saat ini, INET sedang merombak jajaran Good Corporate Governance (GCG), meski belum ada finalisasi terkait hal tersebut.
"Pengunduran diri Erwin Tanjung dan transisi tugasnya kepada anggota direksi lain tidak berdampak buruk pada operasional perseroan, karena koordinasi yang baik sudah terjalin di antara anggota direksi," lanjut Arif.
Dengan pengunduran diri ini, susunan pengurus INET saat ini adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama: Setyanto Hantoro.
- Komisaris Independen: Cahyana Ahmad Jayadi.
- Direktur Utama: Muhammad Arif.
- Direktur: Bayu Satrio.
Sebelumnya PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) menyampaikan bahwa Erwin Tanjung selaku Direktur mengundurkan diri efektif terhitung tanggal 25 September 2024.
Manajemen INET dalam keterangan tertulisnya Senin (30/9) menuturkan bahwa perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Erwin Tanjung sebagai direktur.
Manajemen INET tidak menjelaskan alasan mundurnya Erwin Tanjung selaku Direktur.
Related News
Arah Baru, GPSO Selaraskan Strategi Usai Akuisisi oleh Tjokro Group
Perkuat Pasar B2B, GULA Bidik Akuisisi Pabrik Gula di Sragen
Diversifikasi Bisnis, SOLA Patok Pendapatan 2026 Tumbuh 23,5 Persen
Baru Tuntas, ASII Lanjut Buyback Rp8 Triliun
WINE Putuskan Penyaluran Dividen 24 Persen Laba
Dato’ Sri Tahir Divestasi Saham MPRO, Tambah Free Float?





