Direktur Wira Global Solusi (WGSH) Ini Undur Diri, Efektif 31 Juli
:
0
Ilustrasi PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH). Dok. BeritaSatu.
EmitenNews.com - Direktur PT Wira Global Solusi Tbk. (WGSH), Moch Sajoang mengundurkan diri. Manajemen WGSH telah menerima surat pengunduran diri bankir senior dengan pengalaman luas di sektor keuangan itu, pada tanggal 23 Juli 2026. Berlaku efektif sejak tanggal 31 Juli 2026.
Diana Damayanti Corporate Secretary WGSH, mengemukakan hal tersebut dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2026).
“Manajemen WGSH telah menerima surat pengunduran diri Moch Sajoang pada tanggal 23 Juli 2026 dan berlaku efektif sejak tanggal 31 Juli 2026,” katanya.
Manajemen telah mengangkat M. Sajoang pada November 2024 sebagai direktur PT Wira Global Solusi Tbk. (WGSH).
Sajoang seorang bankir senior dengan pengalaman luas di sektor keuangan. Ia diangkat sebagai Direktur yang akan membantu perubahan model investasi, dengan keahliannya.
Dengan pengunduran itu, dipastikan tidak berpengaruh pada operasional perusahaan. WGSH diyakini tetap akan mampu mencapai target pertumbuhan yang lebih substansial.
Perkembangan Bisnis PT Lereng Lembah Madu
Sebelumnya, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) mengumumkan perkembangan bisnis anak usahanya, PT Lereng Lembah Madu (LandLogic), pengembang kawasan perumahan Valley City View di Cimahi. Perseroan menyampaikan bahwa pada 25 Juli 2026 telah dilakukan serah terima kunci unit rumah kedua kepada konsumen sebagai bagian dari percepatan penjualan proyek tersebut.
Menurut keterangan, hingga 25 Juli 2026, LandLogic telah membukukan penjualan sebanyak 10 unit rumah dengan harga Rp549 juta per unit. Perseroan masih memiliki 178 unit persediaan. Setelah proses administrasi splitzing selesai pada Desember 2025, penjualan mengalami percepatan dalam 60 hari terakhir dengan laju sekitar 3 unit per bulan. WGSH menargetkan seluruh persediaan tersebut dapat terjual pada 2028.
Target Perseroan margin keuntungan 25% untuk setiap unit yang terjual. Dana hasil penjualan akan digunakan untuk memperkuat fundamental perusahaan, termasuk membangun unit-unit ready stock di kawasan Valley City.
Related News
Laba Bersih CBDK Semester I 2026 Lompati Full Year 2025
Penjualan Emiten Anthoni Salim Naik, Laba Bersihnya Turun Jadi Rp4,72T
MTEL Catat Pendapatan Rp4,69 Triliun, Transformasi Searah Danantara
Danamon (BDMN) Bukukan Laba Bersih Rp2,4 Triliun, Tumbuh 33 Persen
Partisipasi Minim, Iforte Perpanjang Masa VTO IBST hingga 3 September
Keputusan Strategis, Triputra Agro Persada (TAPG) Bagi Dividen Rp1,19T





