EmitenNews.com - PT Phapros Tbk (PEHA) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkolaborasi untuk memasok dan mendistribusikan kebutuhan obat-obatan dan vitamin yang meningkat di tengah pandemi.
Direktur Pemasaran Phapros Tri Andayani mengatakan kerja sama kedua perusahaan dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergi antara BUMN serta membuka peluang yang lebih luas dalam upaya menyehatkan masyarakat.
"Sinergi tersebut sangat dibutuhkan oleh Phapros, karena dengan menguatkan sinergi antarperusahaan atau anak perusahaan BUMN, akan membuka peluang usaha yang lebih luas lagi untuk membantu pemerintah dalam menyehatkan masyarakat, utamanya di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini," ujar Anda, panggilan akrabnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/12).
Melalui kerja sama tersebut, lanjut Anda, Phapros berpeluang memasok kebutuhan vitamin dan obat-obatan, termasuk Antimo, kepada penumpang feri milik ASDP. Selain itu, Phapros juga dapat melakukan branding produk pada moda transportasi laut tersebut.
Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Indonesia M. Yusuf Hadi menyambut baik kerja sama dengan Phapros, yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai perusahaan yang fokus pada pengembangan dan produksi obat-obatan.
"Harapan kami, kerja sama dalam peningkatan branding ini menjadi semangat baru, baik bagi ASDP maupun Phapros untuk bersama-sama mengembangkan pasar. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, kebutuhan distribusi obat relatif tinggi," ujar Yusuf.
Yusuf juga berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung pendistribusian produk farmasi anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk itu.
"Sebagai BUMN yang menyediakan jasa penyeberangan, lanjutnya, ASDP melayani pengguna jasa dari ujung paling timur hingga paling barat Indonesia. Tentunya menjadi jembatan bagi pendistribusian logistik di Tanah Air, dan juga sebagai bentuk peningkatan pelayanan ASDP di sektor kesehatan," kata Yusuf.
Related News
Danai Akuisisi, PYFA Izin Right Issue 5,7 Miliar Lembar
Pendapat Melonjak, Grup Bakrie (ELTY) Boncos Rp16,69 Miliar
Kompak! Dinasti Hidayat Borong Jutaan Saham SIDO
Sudahi 2025, Laba dan Pendapatan TAPG Positif
Melesat 32 Persen, Laba INCO Tembus USD76,1 Juta
Senyap! Grab Gulung 71,3 Juta Saham Superbank (SUPA)





