Ditinggal Red Planet, PSKT Istiqomah Tetap di Bisnis Perhotelan
:
0
EmitenNews.com - Manajemen PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) mengaku bahwa pihaknya tidak berencana meninggalkan bisnis hotel dan bermanuver ke bisnis yang baru pasca ditinggal oleh salah satu pemegang sahamnya yakni Red Planet Holdings (Indonesia) Limited (RPHIL).
CFO & Corporate Secretary PSKT, Nancy Nataleo menjelaskan, latar belakang penjualan saham Perseroan oleh RPHIL dilakukan dalam rangka "rebalancing" portfolio RPHIL dimana RPHIL ingin lebih fokus di luar Indonesia. Oleh karena itu RPHIL melepas seluruh saham Perseroan miliknya kepada salah satu pemegang saham kami yaitu PT Basis Utama Prima (BUP), sehingga setelah penjualan saham tersebut kepemilikan BUP dalam Perseroan menjadi 40,77%.
"Kami tidak bermaksud untuk bermanuver ke bisnis lain. Perseroan tidak berencana untuk meninggalkan dan mengganti bisnis hotel yang telah dijalankan selama ini,"kata Nancy dalam keterbukaan informasinya, Jumat (11/2).
Ia juga menegaskan, transaksi tersebut tidak memberikan dampak hukum, operasional dan keuangan bagi Perseroan karena dari awal seluruh operasional dan keuangan dikelola secara lokal dan tidak tergantung kepada RPHIL.
Selain itu, Nancy mengaku, tidak ada perubahan Pengendali Perseroan karena pengendali Perseroan akan tetap sama yaitu PT. Crio Indonesia yang memiliki 9,60% dalam Perseroan. Hal tersebut dinyatakan dengan tidak adanya perubahan dalam pengurusan Perseroan maupun usaha Perseroan, selama ini Direksi dan operasional harian dikendalikan oleh Bapak Suwito, Direktur Utama Perseroan sejak 2014, yang juga merupakan "Ultimate Beneficial Owner" dari PT. Crio Indonesia.
"Tidak ada pihak baru yang menjadi Pengendali Perseroan. Tidak ada perubahan pihak Pengendali karena selama ini PT. Crio Indonesia adalah Pengendali Perseroan sejak dari awal,"tegasnya.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





