Divestasi Miliaran Saham DEWA, Madhani Raup Rp549 Miliar
Sebuah alat berat beraksi di area pertambangan Darma Henwa. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Madhani Talatah Nusantara (MTN) belum tuntas melepas saham Darma Henwa (DEWA). Terbaru Madhani mendivestasi 2,63 miliar saham emiten tambang Grup Bakrie tersebut. Transaksi pengurangan saham itu, telah disahkan pada 8 Agustus 2025.
Penyelesaian transaksi dibantu dengan saksama oleh Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM). Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp208 per helai. Banderol harga itu, lebih rendah sekitar 16 poin alias 7,14 persen dari penutupan saham perseroan pada 8 Agustus 2025 di level Rp224.
Nah, dengan skema harga itu, Madhani mendulang dana taktis senilai Rp548,89 miliar. Menyusul pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham Darma Henwa dalam pangkuan perusahaan berbasis di Gedung Alamanda Tower Lantai 12 Unit A-H, Jalan Letjen TB Simatupang Lav 23-24 tersebut tersisa 5,32 miliar eksemplar alias selevel dengan 13,09 persen.
Mengalami reduksi 6,49 persen dari edisi sebelum transaksi dengan tabulasi 7,96 miliar lembar. Tabungan saham sebelum transaksi itu, setara dengan 19,58 persen. Rupanya, saham yang dilepas Madhani ditampung CGS International Securities Hong Kong Limited.
Transaksi pembelian itu, dibidani oleh CGS International Sekuritas Indonesia. Dengan demikian, perusahaan berbasis di Unit 2808B-2811 28 F Wing On Centre 111 Connaught Road Central Hong Kong tersebut mengempt 2,59 miliar saham Darma Henwa setara dengan 6,38 persen.
Sebulan terakhir, saham perseroan bergerak impresif. Menanjak 53 poin menjadi Rp228 per lembar. Melejit 30,29 persen dari edisi Senin, 14 Juli 2025 di level Rp175 per eksemplar. (*)
Related News
Founder COAL Jualan Bertubi-Tubi, Harga Saham Nyungsep ke Rp86!
Emiten Mothercare (BABY) Ungkap Transaksi Material Rp345M, Ada Apa?
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!





