Dorong Likuiditas Saham! ITSEC Asia (CYBR) Raih Restu Stock Split
:
0
Kiri ke Kanan - Eko Prasudi Widianto (Director), Bambang Susilo (Director), Patrick Dannacher (President Director), Marek Bialoglowy (Vice-President Director), Doni Mora (Director). DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat fondasi Perseroan dan meningkatkan akses investor di pasar modal.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1 banding 2, sehingga nilai nominal saham yang sebelumnya sebesar Rp25 per saham menjadi Rp12,5 per saham. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta memperluas partisipasi investor.
Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan juga menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar terkait modal. Perubahan ini mencerminkan penyesuaian jumlah saham, di mana saham beredar Perseroan meningkat dari 6.715.248.747 saham menjadi 13.430.497.494 saham, sebagai dampak dari pelaksanaan stock split.
RUPSLB juga menyetujui perubahan Pasal 12 Anggaran Dasar mengenai tugas dan wewenang Direksi. Penyesuaian ini memperjelas mekanisme representasi Perseroan, di mana Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur berwenang mewakili Perseroan, dan dalam kondisi tertentu dapat diwakili oleh dua anggota Direksi lainnya.
Pada agenda lainnya, RUPSLB menerima pemberitahuan atas wafatnya Bima Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan pada 14 Februari 2026. Perseroan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi beliau, serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengurusan yang telah dilakukan selama masa jabatannya.
Rapat juga menetapkan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris untuk melanjutkan sisa masa jabatan, guna memastikan kesinambungan kepemimpinan dan arah strategis Perseroan.
Presiden Komisaris Richardus Eko Indrajit, Komisaris Independen Agustinus Nicholas L. Tobing, Komisaris Andri Hutama Putra. Untuk jajaran Direksi adalah Presiden Direktur Patrick Rudolf Dannacher, Wakil Presiden Direktur Marek Bialoglowy, Direktur Eko Prasudi Widianto, Bambang Susilo dan Doni Mora.
Patrick Dannacher, menyampaikan “Keputusan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat fondasi Perseroan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi investor. Seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia, kebutuhan terhadap cybersecurity akan semakin meningkat. Kami memastikan bahwa dari sisi teknologi, tata kelola dan organisasi, Perseroan siap untuk tumbuh secara berkelanjutan.”
Sejak berdiri pada tahun 2010, PT ITSEC Asia Tbk terus berkembang sebagai perusahaan keamanan siber yang melayani berbagai sektor strategis, termasuk keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan. Perseroan juga aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan siber nasional melalui inovasi teknologi, pengembangan talenta, dan kolaborasi ekosistem.
Melalui keputusan strategis ini, PT ITSEC Asia Tbk menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam menjaga keamanan digital Indonesia.
Related News
Kolaborasi Timah-Perminas Kembangkan Logam Tanah Jarang RI
RUPST United Tractors (UNTR) Kukuhkan Ignatius Jonan Jadi Komisaris
Manuver Pengendali Baru MENN Caplok 71,22 Persen Saham BIKE
Anak Usaha DMS Propertindo (KOTA) Mulai Renovasi Golf Bandar Kemayoran
TLDN Siapkan Capex Rp600 M, Optimistis Revenue Naik 10 Persen
Investasi Rp535 M, INTP Gandeng Mondi Amankan Pasokan Kantong Semen





