EmitenNews.com - Garda Tujuh Buana (GTBO) menyudahi 2024 dengan rugi USD3,21 juta. Drop 177 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba USD4,15 juta. Efeknya, rugi bersih per saham menjadi USD0,001 dari sebelumnya USD0,002. 

Penjualan USD27,25 juta, anjlok 53,64 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD58,79 juta. Beban pokok penjualan USD20,5 juta, mengalami penciutan dari USD33,4 juta. Laba kotor terkumpul USD6,74 juta, merosot 73 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD25,39 juta. 

Beban usaha USD9,72 juta, berkurang signifikan dari sebelumnya USD19,24 juta. Rugi usaha USD2,98 juta, longsor 148,53 persen dari surplus USD6,14 juta. Jumlah beban lain-lain USD230,87 ribu, turun dari USD661,01 ribu. Itu meliputi rugi selisih kurs USD132,35 ribu, susut dari USD201,03 ribu.

Pendapatan lain-lain USD136,18 ribu, naik dari USD129,44 ribu. Surat ketetapan pajak USD105,3 ribu, susut dari USD129,8 ribu. Pajak karyawan USD77,77 ribu, turun dari USD127,61 ribu. Beban bank USD35,05 ribu, susu dari USD100,77 ribu. Rugi tahun berjalan USD3,21 juta, bengkak dari USD4,15 juta. 

Jumlah ekuitas tercatat USD45,79 juta, menciut dari akhir tahun sebelumnya USD49,7 juta. Total liabilitas terkumpul USD9,95 juta, berkurang signifikan dari akhir 2023 senilai USD16,6 juta. Jumlah aset USD55,74 juta, turun dari sebelumnya USD66,3 juta. (*)