Dukung Investasi Berbasis LTS dan Digital, BTPN Luncurkan Reksa Dana ADESF
:
0
EmitenNews.com - PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) meluncurkan produk reksa dana terbaru. Ashmore Digital Equity Sustainable Fund (ADESF).melalui unit bisnis wealth management BTPN Sinaya, dalam rangka mendukung keuangan berkelanjutan.
Produk investasi unggulan ini merupakan hasil kerja sama antara Bank BTPN dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (Ashmore) dan merupakan reksa dana saham bertema lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dan digital pertama di Indonesia yang dikelola secara aktif dalam denominasi rupiah.
"Kami menyadari saat ini semakin banyak investor yang mulai memikirkan dampak investasinya terhadap kelestarian lingkungan bagi masyarakat. Melalui produk Ashmore Digital Equity Sustainable Fund ini, BTPN Sinaya menawarkan pilihan investasi jangka panjang kepada nasabah investor yang selain ingin mengoptimalkan potensi investasinya, juga ingin berperan serta dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan," ungkap Helena selaku Head of Wealth Management Business Bank BTPN.
Bank BTPN berkomitmen penuh untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, di antaranya dengan menyediakan produk dan jasa keuangan yang inklusif untuk mendukung upaya memitigasi perubahan iklim, serta menyelenggarakan layanan keuangan yang mengintegrasikan risiko lingkungan, sosial dan tata kelola dalam produk, jasa dan dalam pengambilan keputusan bisnis serta menjalankan operasi perbankan yang lebih ramah lingkungan.
ADESF bertujuan untuk memberikan tingkat pengembalian yang potensial dalam jangka panjang dengan berinvestasi pada efek bersifat ekuitas yang berfokus pada pemilihan emiten dengan kriteria berkelanjutan dan kriteria digital tertentu sesuai dengan pertimbangan manajer investasi dan kebijakan investasi.
Related News
Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%
CBRE Kantongi Fasilitas Kredit USD45 Juta dari Maybank
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis
INPP Balikkan Rugi Jadi Laba di Q1 2026, Pacu Recurring Income
BBKP Catat Penyaluran Kredit Melesat, Tumbuh 2,61 Persen di Q1 2026





