Eka Sastra Dirut Baru, ini Formasi Lengkap Pengurus PSKT Hasil RUPS
:
0
Penampakan salah satu hotel besutan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Red Planet Indonesia (PSKT) menyetujui seluruh mata acara. Yaitu, pengesahan laporan keuangan 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik, perubahan susunan kepengurusan, serta penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan tahun 2026.
RUPS pada Jumat, 19 Juni 2026 di Cityloog Hotel Tebet Jakarta menyetujui Eka Sastra sebagai direktur utama menggantikan Suwito. Selain itu, RUPS juga menyetujui Komisaris Utama Albertus Indra Sasmita menggantikan Dinno Indiano yang tetap dalam dewan komisaris perseroan.
Berdasar keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, manajemen PSKT menyampaikan seluruh mata acara RUPS telah disetujui para pemegang saham dihadiri sebanyak 8,5 miliar saham atau mewakili 82,15 persen dari seluruh saham dengan hak suara sah.
Adapun susunan dewan direksi hasil RUPST 2026 PSKT antara lain: Eka Sastra sebagai direktur utama, Shinta Trisna Sutrisno dan Dwi Wirawan sebagai direktur. Sementara itu, jajaran dewan komisaris perseroan antara lain: Albertus Indra Sasmitra sebagai komisaris utama dan Independen, Dinno Indiano, Andre Rasjid Prabu Mangkuningrat, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma, dan Cindy Budijono sebagai komisaris.
Red Planet Indonesia, melalui merek Monoloog Hotel, mengelola jaringan hotel bujet dengan total 1.051 kamar hingga akhir 2025. Monolog Hotel hadir di tujuh kota antara lain Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Bekasi, Solo, Surabaya, dan Makassar.
Berdasar laporan tahunan 2025, tiga hotel dengan tingkat okupansi tertinggi adalah, Monoloog Palembang (73,13 persen), Monoloog Jakarta-Pasar Baru (63,18 persen), dan Monoloog Solo (55,31 persen).
Saham PSKT tercatat melesat 450 persen dalam setahun ke level 193 rupiah pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026, sementara IHSG dalam periode sama turun 10 persen. (*)
Related News
Siapkan Dividen Rp39,9 Miliar, DMMX Sebut Bakal Cair Juli 2026
GPSO Sahkan Perubahan Usaha Utama dan Akuisisi Aset Rp78,5 Miliar
ASSA Siapkan Capex Rp1,5 Triliun, Peremajaan dan Tambah Armada Baru
Grup Djarum (BACH) Siap IPO Rp400–Rp500/Saham, Incar Dana Rp307,5M
Pengendali Baru SONA Gelar Tender Offer Saham Segini, Minat?
Sumber Cuan Baru, SMGR Garap Pasar Renovasi Rumah di Permukiman Padat





