EmitenNews.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya, PT Pani Industri Nusantara (PIN), meneken transaksi pembelian peralatan dan mesin serta layanan konsultasi penunjang dengan Vision Green Energy (Beijing) Tech Co., Ltd (VGE).

Transaksi tersebut memiliki estimasi nilai sebesar RMB1,024 miliar atau sekitar 40,26% dari nilai ekuitas EMAS berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026.

"Peralatan, mesin, dan layanan konsultasi yang dibeli dari VGE akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pengolahan carbon-in-leach (CIL) di tambang emas Pani," tulis manajemen EMAS dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (25/8/2026).

Dengan nilai yang mencapai lebih dari 20% ekuitas perseroan, transaksi tersebut dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi perseroan, nilai transaksi sebesar RMB1.024.202.348 tersebut dihitung menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Maret 2026.

Rencana transaksi ini merupakan bagian dari strategi EMAS melalui PIN untuk meningkatkan kapasitas pengolahan tambang emas Pani hingga 12 juta ton bijih per tahun. Perseroan menyebut peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pendapatan dan laba perseroan.

Berdasarkan analisis Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Iskandar & Rekan selaku penilai independen yang terdaftar di OJK, transaksi pembelian peralatan dan mesin tersebut dinilai dapat meningkatkan pendapatan dan laba EMAS.

KJPP juga menyimpulkan bahwa rencana transaksi tersebut merupakan transaksi yang wajar.

Dengan transaksi tersebut, EMAS tidak hanya menambah aset pendukung fasilitas pengolahan, tetapi juga menyiapkan kapasitas pengolahan yang lebih besar di proyek emas Pani. Namun, berdasarkan bahan yang tersedia, belum terdapat rincian mengenai jadwal penyelesaian fasilitas CIL maupun kontribusi produksi yang akan dihasilkan setelah kapasitas 12 juta ton bijih per tahun tercapai.