EmitenNews.com -  PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen yang sedianya digelar hari ini, Rabu (3/9/2026). Penundaan dilakukan seiring masih adanya permintaan penjelasan tambahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan menjadwalkan ulang kedua rapat tersebut pada Senin, 7 September 2026 siang. Lokasi rapat tetap di Function Hall Pacific Century Place, Jakarta.

"Sehubungan dengan masih adanya tambahan permintaan penjelasan dari Otoritas Jasa Keuangan, dengan ini Perseroan memberitahukan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa Rapat pelaksanaannya menjadi Senin, 7 September 2026," tulis Direksi MGLV dalam keterbukaan informasi tertanggal 1 September 2026.

Di balik penundaan tersebut, RUPSLB MGLV memiliki sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan perubahan arah bisnis perseroan. MGLV sebelumnya dikenal melalui bisnis furnitur mewah dengan merek Magran Living, sebelum PT Nextier Datamate Center (NDC) masuk sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus pengendali baru.

Setelah perubahan pengendali tersebut, perseroan mulai mengarahkan bisnis ke sektor infrastruktur digital, khususnya data center. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) melalui mekanisme penawaran umum terbatas.

Dalam aksi tersebut, MGLV berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 saham biasa baru. Perseroan juga akan meminta persetujuan atas peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebagai hasil pelaksanaan PMHMETD.

Selain rights issue, MGLV akan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana penjualan perusahaan-perusahaan anak kepada pihak ketiga serta pengalihan aset dan liabilitas perseroan kepada pihak ketiga non-afiliasi.

Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp121,47 miliar.

Agenda lain yang akan dibahas adalah perubahan susunan pengurus perseroan.

Sementara itu, RUPS Independen akan membahas rencana pengambilalihan saham PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC) dari NDC. Transaksi tersebut juga mencakup pengambilalihan piutang NDC terhadap NAC dan NGC dan dikategorikan sebagai transaksi material.