Emiten Prajogo (TPIA) Cari Modal Rp2,25 Triliun, ini Skemanya
:
0
Personel Chandra Asri kala mengitari area pabrik perseroan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Chandra Asri (TPIA) bakal menawarkan obligasi Rp2,25 triliun. Surat utang tahap III itu, merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan dengan target dana Rp6 triliun. Dan, emiten asuhan Prajogo Pangestu tersebut telah menjajakan obligasi Rp3,75 triliun.
Nah, kali ini obligasi tahap III ditawarkan dalam empat seri. Seri A sebesar Rp1,31 triliun dengan bunga tetap 8,50 persen per tahun, berdurasi 370 hari. Pembayaran pokok obligasi seri A secara penuh pada tanggal pelunasan. Seri B sejumlah Rp532,19 miliar dengan bunga tetap 9 persen per tahun berjangka 3 tahun. Pembayaran secara penuh pada tanggal pelunasan pokok obligasi.
Seri C sejumlah Rp177,52 miliar dengan bunga tetap 9,50 persen per tahun, berjangka waktu 5 tahun. Pembayaran secara penuh pada tanggal pelunasan pokok obligasi seri C. Dan, seri D sebesar Rp221,82 miliar dengan bunga tetap 10,00 persen per tahun, berjangka waktu 7 tahun. Pembayaran pokok obligasi seri D secara penuh pada tanggal pelunasan. Obligasi ditawarkan 100 persen dari jumlah pokok obligasi.
Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran pertama dilakukan pada 14 Oktober 2026, dan pembayaran bunga obligasi terakhir dilakukan pada tanggal pelunasan pokok obligasi masing-masing seri pada 24 Juli 2027 seri A, 14 Juli 2029 seri B, 14 Juli 2031 seri C, dan 14 Juli 2033 seri D. Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.
Dana bersih hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan perseroan. Dengan begitu, jadwal obligasi TPIA sebagai berikut.
Masa penawaran umum pada 6-9 Juli 2026. Tanggal penjatahan pada 10 Juli 2026. Tanggal pengembalian uang pemesanan pada 14 Juli 2026. Tanggal distribusi obbligasi secara elektronik pada 14 Juli 2026. Dan, tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 15 Juli 2026. (*)
Related News
Emiten Hary Tanoe (BCAP) Gelar Hajatan Akbar, Besok Buru Izin Investor
Bursa Global Merah, IHSG Rawan Koreksi Hingga Uji Support di 6.000
TBLA Jadwal Dividen 40 Persen Laba, Yield 8,95 Persen
BESS Tabur Dividen, Cum Date 29 Juni 2026
Diamond Food (DMND) Bagi Dividen, Nih! Cek Besaran dan Jadwalnya
Optimalkan Pasar Eropa, WOOD Bidik Pertumbuhan Naik 10 Persen





