EV China Untuk Pertama Kalinya Tembus 60 Persen
:
0
Pasar vendaran listrik di China capai rekor setelah tembus 60 persen dari total penjualan. Foto: Chery.
EmitenNews.com - Penjualan ritel kendaraan listrik (EV) yang terdiri dari BEV, PHEV, dan EREV, di China mencapai 61,4 persen di bulan April dari total penjualan mobil di negara itu. Ini merupakan rekor baru karena selama ini penjualan kendaraan listrik di China tidak pernah menembus 60 persen
Perbedaan tren penjualan mendorong tingkat penetrasi penjualan ritel kendaraan listrik (NEV) mencapai rekor tertinggi karena kendaraan bermesin pembakaran internal tradisional (ICE) mengalami penurunan yang lebih tajam. Walaupun penjualan NEV di April terus mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu dan bulan-bulan sebelumnya.
CnEVPost, Senin (11/5/2026) memberitakan penjualan ritel NEV di Tiongkok mencapai 849.000 unit pada bulan April, turun 6,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut data Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA) hal ii menandai penurunan tahunan selama empat bulan berturut-turut.
Dibandingkan dengan bulan Maret, penjualan ritel sedikit turun 0,3%. Angka penjualan ritel NEV untuk bulan Maret direvisi oleh CPCA menjadi 852.000 unit dari angka yang dilaporkan sebelumnya yaitu 848.000 unit.
Pasar mobil penumpang Tiongkok secara keseluruhan berkinerja lebih buruk pada bulan April, dengan penjualan ritel mencapai 1.384.000 unit, turun 21,5% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai penurunan selama tujuh bulan berturut-turut. Ini mewakili penurunan 16,0% secara bulanan.
CPCA menjelaskan Aaasan utama penurunan penjualan ritel mobil penumpang domestik adalah runtuhnya penjualan kendaraan berbahan bakar bensin, dengan laju elektrifikasi yang melebihi ekspektasi.
Penjualan ritel kendaraan listrik baterai (BEV) di China mencapai 579.000 unit pada bulan April, naik 2,4% year-on-year dan stagnan dibandingkan dengan bulan Maret.
Sedangkan penjualan ritel kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) adalah 192.000 unit, turun 25,2% dibandingkan tahun sebelumnya dan 3,5% lebih rendah dibandingkan bulan Maret.
Sementara penjualan ritel kendaraan listrik jarak jauh (EREV) mencapai 79.000 unit, turun 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi naik 6,4% dari bulan Maret.
Related News
Atto 3 Terbaru Meluncur, Baterai Blade 2.0, Harga Mulai Rp 307 Juta
Andalkan Digitalisasi, RB Rembang Bantu UMKM Batik Tembus Pasar Global
Ioniq 5 Terbaru Masuk Pasar: Sedan, BEV, dan EREV
Atto 1 Terbaru Meluncur, LiDAR, Jangkauan 505 KM, Harga Rp166 Juta
Jelantah MBG Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Ada Saja
Kerugian Honda Setahun Rp44,3 Triliun Masih Kalah Ekstrem dari Toyota





