Fitch Afirmasi Peringkat BFI Finance Indonesia (BFIN) 'A+(idn)', Outlook Stabil
:
0
EmitenNews.com - Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) di 'A+(idn)'. Lembaga tersebut juga telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Pendek di 'F1(idn)'. Outlooknya Stabil.
BFI adalah perusahaan pembiayaan dan leasing independen terbesar di Indonesia, dan pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 16% dalam ceruk pembiayaan kembali kendaraan bekas. Segmen ini menyumbang 80% dari piutang yang dikelola, termasuk pembiayaan off-balance-sheet. Namun, pangsa pasar keuangan dan leasing secara keseluruhan tidak terlalu besar, sekitar 3% dari piutang yang dikelola industri pada akhir tahun 2021. Perusahaan juga memiliki bisnis pembiayaan alat berat, yang menyumbang sekitar 13% dari piutang yang dikelola.
Peringkat Nasional Jangka Panjang 'A' menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
Peringkat Nasional Jangka Pendek 'F1(idn)' menunjukkan kapasitas terkuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan dibandingkan dengan emiten atau kewajiban lain di negara yang sama. Di bawah skala Peringkat Nasional lembaga tersebut, peringkat ini ditetapkan untuk risiko gagal bayar terendah dibandingkan dengan yang lain di negara yang sama. Di mana profil likuiditas sangat kuat, "+" ditambahkan ke peringkat yang ditetapkan.
Peringkat BFI didorong oleh profil mandiri, yang mencerminkan waralaba sebagai perusahaan keuangan dan leasing independen terbesar di Indonesia, tim manajemen yang berpengalaman dan profil keuangan yang memadai. Kualitas aset dan kinerja pendapatan BFI yang tangguh selama pandemi Covid-19, bersama dengan leverage yang rendah, semakin mendukung peringkat BFI. Fitch juga mempertimbangkan akses pendanaan BFI yang cukup terdiversifikasi, yang tetap ada selama pandemi, dan profil likuiditas yang memadai dengan kesenjangan jatuh tempo aset-liabilitas yang positif.
Related News
RAJA Stock Split 1:5, Saham Nominal Baru Diperdagangkan Mulai 16 Juli
Usai IPO, RANS Ingin Gelar 16 Parade Konser Bak Coachella?
Anak Pendiri PAM Group Mundur Dari Kursi Komisaris BSBK
MEDC Siap Eksplor Pengeboran 4 Sumur, Gelontor USD54,5 Juta di Q2 2026
BEI Telisik Invasi Jantung EXCL, ini Penjelasan DSSA
TINS Serap Dana Rp45,91 Miliar, Tengok ini Hasil Eksplorasinya





