Fitch Afirmasi Peringkat BFI Finance Indonesia (BFIN) 'A+(idn)', Outlook Stabil

Leverage, diukur dengan utang/ekuitas berwujud, dapat naik di atas 1,0x pada tahun 2021 (2020: 1,2x; industri: 2,0x) pada pertumbuhan pinjaman yang kuat seiring pemulihan ekonomi, tetapi harus tetap di bawah 2,0x. Fitch memperkirakan kenaikan piutang terkelola pada usia remaja yang rendah pada tahun 2022, yang kemungkinan akan melebihi akumulasi ekuitas organik.
BFI mengandalkan pendanaan grosir, terutama dengan basis yang aman. Fitch mengharapkan akses pendanaan dan profil likuiditas BFI tetap didukung oleh kesenjangan likuiditas bersih yang positif dan fasilitas pinjaman yang belum ditarik dalam jumlah besar.
Pemegang saham utama, Trinugraha Capital & Co SCA, telah meluncurkan penawaran tender untuk sisa saham BFI yang dimiliki publik. Struktur pemegang saham utama dapat berubah setelah penawaran tender, tetapi Fitch tidak mengantisipasi implikasi negatif langsung pada profil kredit BFI. Badan tersebut akan menilai implikasi yang lebih luas untuk strategi dan profil bisnis BFI dalam jangka menengah hingga jangka panjang saat mereka menjadi lebih jelas.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar