Fitch Tetapkan Peringkat AA+ untuk XLSmart, Risiko Gagal Bayar Rendah
:
0
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
EmitenNews.com - PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat nasional jangka panjang AA+(Idn) bagi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), termasuk semua obligasi senior tanpa jaminan denominasi rupiah. Outlook untuk peringkat tersebut adalah "Stabil".
Fitch menyoroti terbatasnya ruang dalam level peringkat saat ini karena net leverage EXCL pada 2026-2027 diproyeksikan bertahan di level 2,1x. Di atas level tersebut, Fitch akan mempertimbangkan pemberian pemeringkatan negatif.
"Namun kami berpandangan leverage yang tinggi adalah sementara dan perusahaan akan menurunkan leverage dengan sinergi setelah merger," tulis Fitch dalam laporan hasil riset dikutip Senin (24/8/2026).
Menurut Fitch, EBITDA net leverage perusahaan naik menjadi 2,7x pada 2025 disebabkan konsolidasi PT Smartfren Telecom Tbk yang memiliki leveragi tinggi, pembayaran dividen yang besar, dan biaya integrasi yang tinggi setelah merger.
"Fitch akan menilai kembali profil kredit jika EBITDA net leverage tetap yang mungkin disebabkan belanja modal yang lebih besar dari yang saat ini mereka proyeksikan.
Lebih lanjut, Fitch menyatakan, peringkat nasional AA menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain atau serikat moneter yang sama.
Lebih rinci, berikut peringkat-peringkat EXCL yang ditetapkan Fitch dan berlaku pada periode setahun ke depan:
- Peringkat Nasional Jangka Panjang diafirmasi di ‘AA+(idn)’; Outlook Stabil.
- Peringkat Nasional Jangka Panjang diafirmasi di ‘AA+(idn)’ untuk Obligasi Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I dan II.
- Peringkat Nasional Jangka Panjang diafirmasi di ‘AA+(idn)’ untuk Obligasi Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I.
Related News
Usai Didepak FTSE, ASSA Dapat Tambahan Kredit CIMB Niaga Jadi Rp100M
Grup Djarum Serok 4,84 Miliar Saham Grup Bakrie (BTEL), Ada Korporasi?
Kian Dekat dengan Perusahaan Korea, Saham PICO Terbang 34,31 Persen
Usai Bareskrimkan 6 Nama, ASBI Kebut Rapat Darurat
Saham FCA milik Bakrie dan Saham Baru Diakuisisi Ini Lepas Suspensi
BEI Umumkan Pantau Aktivitas 3 Saham Tak Wajar, Ada Milik Grup Isam





