EmitenNews.com - Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 10-14 Januari 2022 relatif bervariasi. Kapitalisasi pasar bursa juga panas dingin. Sepekan terakhir, kapitalisasi pasar mengalami perosotan 0,87 persen menjadi Rp8.360,735 triliun dari periode pekan lalu sejumlah Rp8.433,792 triliun. Kemudian, rata-rata volume transaksi harian ursa mengalami koreksi 7,87 persen menjadi 18,761 miliar saham dari penutupan pekan lalu 20,364 miliar saham.
Peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi bursa selama sepekan, yaitu 5,94 persen menjadi 1.365.875 transaksi dari pekan lalu 1.289.266 transaksi. Investor asing kemarin, mencatat nilai beli bersih Rp145,70 miliar, dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatat beli bersih Rp4,763 triliun.
Liza Camelia Suryanata Senior Analis Henan Putihrai Sekuritas, Senin (17/1/2022) mengatakan, di awal pekan ini IHSG masih terlihat bakal bergerak pada range support 6630 hingga 6620 dan posisi resistance di level 6735 hingga 6800.
Liza menambahkan, secara teknikal doji yang terjadi pada IHSG akhirnya disusul oleh candle hijau keesokan harinya, dengan demikian semakin mengkonfirmasi arah Bullish yang dipilih oleh IHSG. Fokus IHSG selanjutnya adalah menghadapi area resistance yang terkenal alot di range 6735-6750; sebelum membebaskan jalan menuju 6780-6800.
Namun, Liza secara optimis menegaskan, bullish pada LQ45 terlihat semakin menjanjikan dengan break out pola sideways Falling Wedge, yang pasti mengakhiri konsolidasi jangka pendek dan semoga membuka jalan menuju target 1000. Dalam perjalanan naiknya LQ45 mungkin akan menghadapi level-level berikut dahulu sebagai Resistance terdekat: 964 / 978. Best Advise : Average Up bertahap pada saham-saham blue chips.
JSMR Rekomendasi Speculative Buy, Entry Level: 3750-3730; Target: 3860-3890 / 3940-4000; Stoploss : 3670.
PWON Rekomendasi Speculative Buy, Entry Level:438-434; Target: 464 / 474-480; Stoploss: 430.
UNTR Rekomendasi: Buy , Entry level : 23525-23000; Target: 24500 / 25200-25300; Stoploss : 22800.
RALS Rekomendasi: Speculative Buy, Entry Level : 620; Target : 650-660; Stoploss : 595.
BBNI Rekomendasi: Buy, Entry level : 7100-7000;Average Up >7200; Target: 7500-7600; Stoploss: 6850.
Related News
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton
Berlaku 2027, AHY: Kebijakan ODOL Tak Boleh Hanya Sasar Pengemudi
Periksa! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan





