Gagal Rebound, IHSG Sesi I Masih Koreksi 5,91 Persen ke 7.828
Potret papan perdagangan sesi I, Kamis (29/1/2026). EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan sesi I Kamis (29/1/2026), meski sempat bangkit setelah trading halt diberlakukan di awal perdagangan saat indeks anjlok hingga 8 persen.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terpantau melemah 5,91 persen atau turun 492 poin ke level 7.828,47. Berbalik rebound dari sebelumnya sempat minus 10,08 persen pada pukul 10.00 WIB.
Tekanan jual masih mendominasi pasar dengan 720 saham turun, 65 saham naik, dan 22 saham stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 42,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 32,7 triliun.
Seluruh indeks sektoral bergerak di zona merah, dengan tekanan terdalam terjadi pada IDXENERGY turun 8,04 persen, IDXBASIC melemah 7,81 persen, IDXPROPERTY terkoreksi 7,52 persen, IDXTECHNO turun 6,86 persen, IDXINFRA melemah 6,26 persen, IDXNONCYC turun 6,41 persen, IDXINDUSTRY terkoreksi 5,31 persen, IDXHEALTH melemah 5,30 persen, IDXTRANS turun 5,14 persen, IDXFINANCE melemah 4,18 persen, IDXCYClical turun 3,38 persen.
Tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham-saham berkapitalisasi besar dan energi, antara lain:
PT Petrosea Tbk. (PTRO) ambles 14,7 persen
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 12,9 persen
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 12,2 persen
Pergerakan bursa Asia pada perdagangan siang ini terpantau bervariasi. Nikkei Tokyo dan Hang Seng Hong Kong bergerak menguat, sementara Shanghai Composite dan Sensex India masih berada di zona merah. (*)
Related News
Efek MSCI Nyata Hanya Bagi Saham RI, Performa IHSG Terburuk Sedunia
Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi 2.000 Bph Dari Dua Sumur HPPO
Program Magang Lanjut Di 2026, 100 Ribu Kuota Disiapkan
Rotasi 22 Pejabat DJBC, Purbaya Tak Segan Rombak Ulang
Wall Street Perkasa, IHSG Susuri Zona Merah
Waspada, IHSG Bisa Jebol 7.850





