EmitenNews.com - Trinugraha Capital & Co. SCA (TC) sebagai pemegang saham pengendali baru PT BFI Finance Indonesia (BFIN) akan melakukan Penawaran Tender Sukarela terhadap saham BFIN. Untuk memuluskan rencana tersebut harus mendapat restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sudjono Corporate Secretary BFI Finance Indonesia (BFIN) mengungkapkan TC berencana untuk menambah kepemilikian saham yang dimiliki saat ini sebesar 42,81% dengan membeli saham BFIN yang tersedia di pasar modal dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 57,12% di harga penawaran senilai Rp1.200 per saham.
"Penawaran tender sukarela TC tersebut saat ini masih dalam proses memperoleh pernyataan efektif dari OJK, tulis Sudjono dalam keterangan resmi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Jumat (12/4).
Sebelumnya dalam prospektus singkat yang diterbitkan pada Kamis, 20 Januari 2022, Trinugraha Capital & Co SCA akan menggelar penawaran tender sukarela sebanyak 9.131.865.960 saham BFIN. Jumlah saham itu mewakili 57,19 persen saham BFIN. Harga penawaran Rp 1.200 per saham.
Bravo Investment Limited (BIL) dan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir telah teken perjanjian penyertaan saham dengan Trinugraha Capital& Co SCA (SSA). Berdasarkan SSA, masing-masing BIL dan Garibaldi Thohir dengan tunduk pada pernyataan penawaran tender sukarela dinyatakan efektif oleh OJK, untuk mengambil bagian saham seri C tanpa hak suara di Trinugraha Capital.
Setelah selesainya penawaran tender sukarela dengan tunduk pada uji kemampuan dan kepatutan oleh OJK atas, Jerry Ng dan Garibaldi Thohir, saham BIL dan saham Garibaldi Thohir di Trinugraha akan dikonversi menjadi saham dengan hak suara dan Jerry Ng dan Garibaldi Thohir akan menjadi pemegang saham pengendali tidak langsung tambahan dari BFIN bersama TPG Capital Management dan Northstar Advisors Pte Ltd.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar