Gencar Tarik Utang Bank, Liabilitas ASPR Naik 21% per Kuartal III-2026
:
0
Ilustrasi bijih resin plastik. Foto: Packworld.
EmitenNews.com - PT Asia Pramulia Tbk. (ASPR) emiten produk kemasan plastik melaporkan kenaikan total liabilitas lebih dari 20% pada laporan keuangan konsolidasi per Kuartal III 2026.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang berakhir pada tanggal 30 September 2026, total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp182.167.392.315. Angka tersebut naik Rp31.645.200.311 atau 21,02% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp150.522.192.004.
Direktur Utama PT Asia Pramulia Tbk., Ricky Winoto dan Arif selaku Direktur pada Sabtu (7/11/2026) juga menjelaskan bahwa perubahan total liabilitas tersebut dikarenakan dua faktor utama.
Adapun perubahan Total Liabilitas dikarenakan:
1. Penambahan pada pos Utang bank, sehubungan dengan pemanfaatan fasilitas kredit untuk mendukung kegiatan operasional.
2. Penambahan pada pos Utang Usaha, sehubungan dengan peningkatan pembelian pada tahun berjalan.
Kinerja Keuangan Q3 2026
Berdasarkan data keuangan terbaru, ASPR mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, Pendapatan perseroan mencapai Rp255,13 miliar, naik 44,82% secara tahunan. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan juga tertekan naik 53,22% menjadi Rp205,85 miliar.
Adapun, lonjakan beban pendapatan dipicu oleh kenaikan harga bahan baku resin plastik global dan penyesuaian strategi perusahaan yang meningkatkan porsi impor akibat kendala rantai pasok domestik.
Laba kotor tercatat Rp49,28 miliar, naik 17,84% secara tahunan. Namun, laba usaha turun 2,78% menjadi Rp13,49 miliar, dan laba bersih turun 11,96% menjadi Rp4,04 miliar.
Related News
Ada Gejolak Baru di Kongsi Saham Tempo Media (TMPO), Tilik Isinya!
Oknum & Emiten H Isam (ASLI) Terseret Sanksi OJK, Didenda Total Rp2,1M
Lalui Masa Duka, Emiten Martha Tilaar (MBTO) Ungkap Kinerja Balik Laba
14 Saham Cum Dividen Sepekan ke Depan, Top Yield dari Grup Sinarmas
Ajaib Group Divestasi 9% Saham Bank Bumi Arta (BNBA), Rp236,9 Miliar
Kepemilikan Langsung, Sang Dirut Beli 143,6 Ribu Saham KKGI





