EmitenNews.com -Pengelola gerai Alfamart, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) hingga akhir 2024 membukukan pendapatan tumbuh 11,3 persen secara tahunan menjadi Rp118,22 triliun pada tahun 2024.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan ke BEI Jumat disebutkan, secara dirinci, penjualan makanan tumbuh 10,05 persen secara tahunan menjadi Rp83,281 triliun. 

Selain itu, penjualan produk selain makanan meningkat 11,8 persen secara tahunan menjadi Rp34,945 triliun.  

Walau beban pokok pendapatan bengkak 10,7 persen secara tahunan menjadi Rp92,861 triliun. Tapi laba kotor tetap tumbuh 10 persen secara tahunan menjadi Rp25,365 triliun.

Namun beban penjualan dan distribusi naik 12,9 persen secara tahunan menjadi Rp20,206 triliun. Ditambah beban umum dan administrasi mengembung 15,1 persen secara tahunan menjadi Rp2,177 triliun. 

Sehingga, laba usaha menyusut 7,9 persen secara tahunan menjadi Rp4,078 triliun dan laba bersih merosot 7,4 persen jadi Rp3,148 triliun pada tahun 2024Sementara laba persaham melorot ke level Rp75,81 per lembar pada akhir tahun 2024. Sedangkan akhir tahun 2023 berada di level Rp81,97 per helai.

Disisi lain saldo laba belum ditentukan penggunaannya meningkat 18,01 persen secara tahunan menjadi Rp13,1 triliun.  

Total ekuitas bertambah 12,1 persen secara tahunan menjadi Rp17,695 triliun pada akhir tahun 2024.

Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 14,05 persen secara tahunan menjadi Rp21,102 triliun pada akhir Desember 2024.