EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas cenderung menguat. Kondisi itu, mengekor bursa regional juga menguat meski kekhawatiran masih datang dari kenaikan suku bunga.
”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 6.840, dan resisten 6.890,” tulis Lukman Hakim, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Jumat, 3 Maret 2023.
Secara teknikal, Indeks tengah berada pada fase konsolidasi, dan masih akan menguji support area 6.818. Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain AMRT, ELSA, TBIG, SIDO, AKRA, HRUM, dan PTBA.
Menyudahi perdagangan kemarin, Indeks surplus 0,18 persen menjadi 6.857. Beberapa sektor mengalami penguatan antara lain industri 1,03 persen, energi 1,01 persen, dan consumer non-cyclicals 0,41 persen. Investor asing membukukan net buy pasar reguler Rp126 miliar. Saham paling banyak dibeli investor asing yaitu BBRI, GOTO, dan BMRI.
Sementara itu, ketiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Penguatan indeks Wall Street menyusul US treasury mengalami penurunan, isyarat The Fed kenaikan suku bunga, dan labor costs menanjak 3,2 persen di atas perkiraan. Pagi ini, bursa Asia menyusuri zona hijau. Indeks Nikkei 225 menguat 0,62 persen, dan Kospi surplus 0,20 persen. (*)
Related News
Pengusaha Sudah, Presiden Janji Beri Kelonggaran Kredit ke Nelayan
IHSG Tumbang di Penutupan Pekan, Merosot 53 Poin ke 8.212
Bangun Ekosistem Syariah, BSN Gandeng UNS
Nyemek ala Warmindo Makin Hype!
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award





