Gudang Garam (GGRM) Suntik Modal Anak Usaha Bisnis Jalan Tol Rp 7 Triliun
EmitenNews.com—PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menambah modal anak usahanya, PT Surya Kerta Agung (SKA) senilai Rp 7 triliun.
Suntikan modal dilakukan dalam rangka mendukung rencana pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung yang akan dibangun oleh GGRM melalui SKA dan PT Surya Kerta Agung Toll (SKT) yang adalah anak usaha SKA.
Sekretaris Perusahaan GGRM Heru Budiman menjelaskan, SKA adalah perusahaan terkendali dan afiliasi GGRM yang sahamnya dimiliki secara langsung oleh GGRM sebesar 99,99%.
"Transaksi afiliasi antara perseroan dan SKA yaitu pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan oleh SKA sejumlah 7 juta saham dengan penyetoran tambahan modal oleh perseroan sebesar Rp 7 triliun," ungkap Heru dalam keterbukaan informasi, Selasa (10/1/2023).
Dia menambahkan, sehingga modal ditempatkan dan disetor SKA yang semula Rp 1 triliun bertambah menjadi Rp 8 triliun.
Dia menyatakan, modal dasar SKA yang saat ini berjumlah Rp 3 triliun juga ditingkatkan menjadi Rp 8 triliun.
"Penyetoran modal ditempatkan dan modal disetor tersebut akan dilakukan secara bertahap dimulai pada Januari 2023," paparnya.
Heru menjelaskan, perubahan jumlah modal SKA tersebut di atas adalah sebagaimana dinyatakan dalam keputusan para pemegang saham di luar rapat umum pemegang saham (keputusan sirkuler) SKA tertanggal 9 Januari 2023 yang akan dituangkan dalam akta perubahan anggaran dasar SKA.
"Transaksi afiliasi yang bertujuan untuk meningkatkan modal SKA tersebut dilakukan untuk mendukung rencana pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung di Jawa Timur yang akan dibangun oleh perseroan melalui SKA dan PT Surya Kertaagung Toll anak perusahaan SKA," tutupnya.
Related News
Penjualan ENZO Susut 30,49 Persen, Laba Berbalik Rugi di 2025
GJTL Catat Penjualan Turun di Rp17,66T, Laba Naik 5 Persen di 2026
Senyap, Manuver TP Rachmat Borong 77,2 Juta Saham ADRO
ARB 3 Hari Beruntun, Bos DATA Justru Akumulasi Saham Rp2,04 Miliar
BMRI Sukses Jual Global Bond USD750 Juta di Tengah Tekanan Geopolitik
Investor Global Masuk, VanEck Borong 161,5 Juta Saham EMAS





