EmitenNews.com - Harga saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) terpantau anjlok dalam beberapa waktu terakhir, diikuti divestasi besar 4,62% saham oleh salah satu investornya.

Berdasarkan data pergerakan harga, saham RGAS dalam 1 bulan terakhir RGAS mencatat penurunan 122 poin atau -50,41%. Sementara dalam 1 minggu terakhir saham ini turun Rp74 atau -38,14%. 

Di tengah penurunan harga yang tajam, porsi kepemilikan pemegang saham 5% yakni PT Kian Megah Investama (KMI) juga ikut menyusut.

Berdasarkan Data Transaksi Pemegang Saham 5% Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), KMI tercatat terus melepas saham RGAS.

Transaksi pertama, 2 September 2026, KMI terpantau melepas 25.904.800 saham atau 1,78%. Porsi KMI saat itu turun dari 126.700.400 saham atau 8,68% menjadi 100.795.600 saham atau 6,91%.

Sehari setelahnya yakni, pada 3 September 2026. KMI berlanjut lagi mendivestasikan 27.581.500 saham RGAS atau setara 1,89%. Dengan aksi jual ini, porsi KMI turun menjadi 73.214.100 saham atau 5,02% dari sebelumnya 100.795.600 saham atau 6,91%.

Secara total dalam 2 hari transaksi, KMI telah melepas 81.335.700 saham RGAS. Porsinya di RGAS turun setara 4,62% dari sebelumnya 9,64% menjadi 5,02%.

Adapun, tujuan dan jumlah nominal transaksi KMI tersebut terpantau belum diumumkan lebih lanjut dalam keterbukaan informasi milik perseroan.

Sebagai informasi, emiten RGAS sendiri bergerak di sektor Jasa penyaluran gas. Saham ini termasuk dalam kategori saham Syariah dan masuk papan pengembangan di Bursaa Efek Indonesia.

Apabila aksi jual KMI terus berlanjut, penurunan kepemilikan di bawah 5% akan membuat KMI tidak lagi wajib lapor harian sebagai pemegang saham 5% ke KSEI.