EmitenNews.com - PT Harum Energy Tbk (HRUM) bakal menyuntik modal kerja dan investasi total sebesar USD300 juta kepada salah satu anak usahanya yakni PT Blue Sparking Energy.
Direktur Utama HRUM, Ray A. Gunara dalam keterangan tertulisnya Rabu (19/10) menuturkan, dana tersebut akan dipergunakan untuk membiayai investas anak usaha perseroan tersebut yang menjalankan usaha di bidang pengolahan dan pemurnian nikel (BSE).
Ray menjelaskan bahwa BSE saat ini tengah mengembangkan suatu proyek high-pressure acid leaching yang berlokasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park di Kabupaten Halmahera Tengah.
"Proyek tersebut dirancang untuk memproduksi nickel-cobalt hydroxide intermediate product (MHP-Mixed Hydroxide Precipitate) dengan kapasitas terpasang tahunan sekitar 67.000 ton (kurang lebih 10%) setera nikel dan sekitar 7.500 ton (kurang lebih 10%) kobalt, termasuk dengan fasilitas dan infrastruktur pendukungnya," katanya.
Namun demikian, ia menegaskan, tidak ada dampak material dari Transaksi di atas terhadap kegiatan operasional, hukum, atau kelangsungan usaha Perseroan.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar