EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan harga Saham PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) dan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM). Pasalnya terjadi kenaikan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Hingga penutupan sesi I perdagangan, Rabu (7/6) Saham PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) terpantau ditutup menguat 0,45% atau naik 5 point ke harga Rp1.115 per saham.
Pudjiadi Prestige (PUDP) sebelumnya telah mengabarkan bahwa bakal menggulirkan dividen tunai Rp65,91 miliar atau sebesar Rp200 per lembar. jadwal pembagian dividen Pudjiadi Prestige Cum dividen pasar tunai dan pasar negosiasi pada 12 Juni 2023.
Sedangkan saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (IDX: SMKM) pada Jeda Siang Ini, Rabu (7/6/2023) terpantau mengalami auto reject Bawah (ARB) setelah melemah -9,49% atau terpangkas -30 point ke harga Rp286 per saham.
Namun demikian Bursa menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham PUDP dan SMKM, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam pengumuman BEI, Selasa (6/6/2023).
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Related News
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ





