Hexindo (HEXA) Minta Restu Tambah Bisnis Bengkel Mobil

Salah satu alat berat yang dijual oleh PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA),
EmitenNews.com - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yaitu Reparasi Mobil. Kebutuhan KBLI ini muncul karena adanya salah satu persyaratan yang ditetapkan oleh Sucofindo sebagai pelaksana Sertifikasi Bengkel.
Persayaratan itu, dimana Sucofindo menyatakan bahwa HEXA harus memiliki KBLI 45201 sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan Sertifikasi Bengkel.
Listiana A. Kurniawati Corporate Secretary HEXA dalam keterangannya Jumat (16/8) mengemukakan sertifikasi Bengkel ini dibutuhkan karena pemenuhan regulasi/peraturan dimana HEXA sebagai distributor truk bermerek Foton yang merupakan produk dari produsen manufaktur China. Rencana bisnis HEXA saat ini adalah berencana menjual Foton truck untuk on-road usage.
Dia menambahkan, saat ini Penjualan hanya untuk penggunaan off-road oleh Customer, dimana rencana penjualan Foton Truck OTR ini berhubungan juga dengan kewajiban untuk menyediakan layanan bengkel dengan tujuan untuk menjamin layanan purna jual, yang mana layanan ini harus dijalankan oleh bengkel bersertifikat (Pasal 25 UU Perlindungan Konsumen, Pasal 6 ayat Kepmenperin 551/1999, Pasal 9 ayat 1 Permenperin 34/2019).
Kapasitas yang digunakan untuk penambahan kegiatan usaha pada bidang reparasi Mobil yang akan dikembangkan secara bertahap, hal ini direpresentasikan dengan memiliki 19 (sembilan belas) cabang, 16 kantor perwakilan dan 16 kantor proyek terhitung per 31 Maret 2024. Serta memiliki Remanufacturing Facility: Balikpapan, Welding Facility: Samarinda, dan Training Center: Balikpapan & Jakarta.
Sertifikasi Bengkel ini dibutuhkan karena pemenuhan regulasi/peraturan dimana HEXA sebagai distributor truk bermerek Foton yang merupakan produk dari produsen manufaktur China.
"Untuk melancarkan aksi korporasi ini, Perseroan wajib untuk memperoleh persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham, yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 24 September 2024 mendatang," terang Listiana.
Related News

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber

Chandra Asri (TPIA) & Glencore Rampungkan Akuisisi Shell di Singapura

Lebaran Praktis! Transaksi QRIS Makin Nyaman dengan BRImo