Hingga Oktober, OJK Catat Aset IKNB Tumbuh 8,55 Persen Capai Rp3 Triliun
:
0
OJK Dok MI Ramdani.
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja positif Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK, Ogi Prastomiyono kinerja positif IKNB itu tampak dari pertumbuhan aset sebesar 8,55 persen year on year per Oktober 2022 mencapai Rp3.026,16 triliun.
"Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja sektor utama IKNB, yaitu perasuransian tumbuh 4,69 persen, lembaga pembiayaan tumbuh 8,26 persen, dan dana pensiun 4,20 persen," kata Ogi Prastomiyono dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (28/11/2022).
Saat yang sama investasi di sektor IKNB tumbuh 6,57 persen secara yoy hingga mencapai Rp1.800,73 triliun. Terutama didorong oleh kinerja investasi sektor IKNB pada aset yang ditransaksikan di pasar modal.
Tetapi, meskipun kinerja masih baik, pelaku usaha sektor IKNB perlu mewaspadai risiko ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi berdampak pada perekonomian nasional. Potensi dampak menjelang berakhirnya penerapan kebijakan countercyclical khususnya di sektor jasa keuangan juga perlu diantisipasi.
Untuk sektor asuransi, akumulasi pendapatan premi sepanjang Januari sampai Oktober 2022 mencapai Rp255,2 triliun atau tumbuh 1,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu akumulasi klaim asuransi tercatat mencapai Rp185,47 triliun atau tumbuh 3,33 persen secara year on year. Dengan begitu rasio beban klaim asuransi per Oktober 2022 mencapai 72,68 persen atau sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 71,6 persen. ***
Related News
32 Emiten Lanjut Suspensi, Ini Kata BEI
BEI Bantah Pembukaan Batas Saham Gocap Jadi Sentimen Negatif IHSG
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC





