HUT ke-18, ICSA Soroti Tantangan Etika dan Integritas di Era AI
:
0
Jajaran pengurus Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) bersama Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Direktur Utama BEI. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) menyelenggarakan perayaan hari ulang tahun yang ke-18 di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia pada Jumat (8/5). Dengan mengusung tema strategis "Smart AI, Solid GCG: Aligning Innovation with Integrity", ICSA menegaskan pentingnya peran Sekretaris Perusahaan dalam memastikan adopsi teknologi digital tetap selaras dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi fundamental dalam operasional bisnis perusahaan. Namun, adopsi teknologi ini juga membawa tantangan baru dalam aspek etika, privasi data, dan kepatuhan terhadap hukum. Sebagai garda terdepan dalam tata kelola, ICSA memfasilitasi diskusi lintas sektor yang mempertemukan perspektif akademisi, penyedia teknologi, dan pelaku industri.
Acara yang dipandu oleh Moderator Sagita Melati (Anggota Bidang Komunikasi Media & Industri ICSA) ini menghadirkan narasumber ahli yaitu:
1. Prof. Yudho Giri Sucahyo (Profesor Fakultas Ilmu Komputer UI) yang membedahtanggung jawab hukum dari sistem AI, dan kesiapan talenta praktisidi era AI.
2. Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer PT Indosat Tbk (ISAT) yang berbagi kisah transformasi digital serta tantangan dan peluang integrasi AI dalam operasional skala besar.
3. Usman Niandinata (Account Director Amazon Web Services/AWS) yang memaparkan pentingnya membangun infrastruktur AI yang aman, privat, dan bertanggung jawab.
4. Melinda Pudjo (Wakil Ketua Bidang Komunikasi Media & Industri ICSA / VP Corporate Affairs Kawan Lama Group) yang menekankan strategi komunikasi terintegrasi untuk menjaga reputasi korporasi di tengah disrupsi teknologi.
"Bagi Corporate Secretary, tantangannya adalah bagaimana kita berinovasi tanpa mengorbankan integritas. AI harus menjadi alat untuk memperkuat, bukan melemahkan nilai-nilai GCG yang sudah kita bangun," ujar Katharine Grace selaku Ketua Umum ICSA dalam sambutannya.
Puncak perayaan ulang tahun ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum ICSA, Ibu Katharine Grace, beserta jajaran pengurus sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 18 tahun ICSA dalam memperkuat profesionalisme Sekretaris Perusahaan di Indonesia.
Melengkapi perayaan tersebut, ICSA juga melakukan Soft Launch Buku Bunga Rampai ICSA. Buku ini merupakan karya kolaboratif yang menghimpun pemikiran para praktisi tata kelola yang juga merupakan jajaran pengurus ICSA, mencakup berbagai isu strategis korporasi yang relevan dengan dinamika bisnis saat ini.
Related News
Sikap Bos Indosaku soal Denda OJK Rp875 Juta karena Ulah Penagih Utang
Lewat Dashboard Haji Bisa Pantau Data Jamaah Hingga Jadwal Penerbangan
Setelah Ekonomi Hijau, Presiden Dorong Ekonomi Biru, Apa Itu?
Indonesia Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di Tengah Krisis
Prabowo Serukan Pentingnya ASEAN Jaga Kedaulatan Jalur Perdagangan
Harga Solar Industri Naik, Ribuan Nelayan Pati Tidak Lagi Melaut





