IHSG Bergerak Konsolidasi, Cermati Saham BFIN, FILM, UNTR, ANTM, TLKM, PSAB dan AMAR
:
0
EmitenNews.com—IHSG diperdagangkan mix pada perdagangan kemarin dan ditutup melemah ke level 6819 (-0.20%). IHSG mengalami pelemahan didorong sentimen negatif dari AS dimana pasar The Fed akan kembali menaikan suku bunga pada pertemuan mendatang sedangkan data manufacturing PMI dan JOLTs job openings yang rilis awal pekan ini menunjukan pelemahan pada ekonomi.
Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantaranya sector technology (-1.31%), sector basic materials (-1.16%) dan sector non cyclicals (-1.06%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp1,65 triliun dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah BBRI, TLKM, BBNI.
Menurut Analis Reliance Sekuritas Ayu Dian, secara teknikal IHSG masih bergerak konsolidasi dan tertahan di area resistance pentingnya 6840, sedangkan indicator stochastic mulai berada di area overbought dan mulai membentuk deathcross. Namun, beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: BFIN, FILM, UNTR, ANTM, TLKM, PSAB, AMAR.
Sementara itu dari bursa AS, ketiga index utama ditutup mix dimana hanya Dow Jones yang mengalami pelemahan. Sementara pelemahan pada indeks didorong kekhawatiran pasar bahwa The Fed tetap akan menaikan suku bunga untuk menekan inflasi, sedengankan rilis dari ISM non-manufacturing PMI pada MAR-23 tercatat menurun dibanding bulan sebelumnya menjadi 51.2 poin.
Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (-1.11%), diikuti Kospi melemah (-0.84%). Pada pagi ini pasar akan menanti rilis dari Caixin service PMI China yang dapat mencerminkan kegiatan ekonomi China setelah pembukaan lockdown.
Related News
Merah 9 Hari Beruntun, IHSG Tinggalkan Level 6.000
IHSG Tertekan, Serok Saham SSIA, BRIS, HMSP hingga AMRT
Waspada! IHSG Bisa Jebol Level 5.882
Danantara SDI Disiapkan Jadi Eksportir Komoditas Strategis
Harga Minyak Turun, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Menguat
Anjlok Tajam, IHSG Kini Masuk Area Oversold Ekstrem





