IHSG Berpeluang Merapat ke Jalur Hijau, Tempel Saham Berikut
:
0
EmitenNews.com - IHSG ditutup terkoreksi 0.63% di level 5938.35 pada perdagangan Selasa 11 Mei 2021. Riset teknikal Binaartha berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance maksimum berada pada 5883.52 hingga 5972.18.
Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, stochastic dan RSI masih berada di area netral.
"Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga kedepannya berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama.
Untuk perdagangan hari ini ia memasukkan delapan saham dalam daftar rekomendasinya untuk dapat menjadi pertimbangan investor. Berikut kedelapan saham dan teknikalnya.
ADHI, Daily (1125) (RoE: 0.48%; PER: 153.07x; EPS: 7.48; PBV: 0.73x; Beta: 2.88): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1115 – 1125, dengan target harga secara bertahap di level 1145, 1215 dan 1285. Support: 1115, 1090 & 1075.
AKRA, Daily (3220) (RoE: 10.90%; PER: 10.48x; EPS: 305.32; PBV: 1.15x; Beta: 1.74): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 3180 – 3220, dengan target harga secara bertahap di level 3290, 3420, 3600, 4010 dan 4420. Support: 3090.
BRPT, Daily (925) (RoE: 5.75%; PER: 32.93x; EPS: 28.24; PBV: 1.89x; Beta: 1.86): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 910 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 950, 980, 1025, 1195, 1370 dan 1540. Support: 885 & 850.
Related News
MTEL Tabur Dividen 98 Persen Laba, Tembus Rp2,08 Trilliun
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak





