IHSG Catat ATH Secara Intraday, Investor Wajib Waspadai Koreksi Wajar
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan kemarin mengalami kenaikan 1,05 persen dan berada pada level 6.651,054 daripada pekan sebelumnya di kisaran 6.581,785. Investor asing pada perdagangan Jumat (12/11) mencatat nilai beli bersih Rp53,36 miliar. Sepanjang tahun ini, pemodal mancanegara mencatat beli bersih Rp40,76 triliun.
Berdasar data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 8-12 November 2021 itu, rata-rata nilai transaksi harian bursa meroket 5,18 persen menjadi Rp11,766 triliun dari periode pekan sebelumnya di level Rp11,187 triliun.
Setelah berhasil mencatatkan ATH secara intraday IHSG terlihat kembali ke dalam rentang konsolidasi wajarnya, hingga saat ini keseriusan kenaikan IHSG belum nampak dikarenakan IHSG belum mampu ditutup diatas ATH secara beruntun, kata William Surya Wijaya CEO Indosurya Bersinar Sekuritas pada riset hariannya, Senin (15/11/2021).
Sedangkan potensi adanya pembalikan arah masih cukup besar dikarenakanan harga komoditas yang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi dan harus diwaspadai oleh para investor, sehingga jika terjadi koreksi wajar momentum masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.
IHSG di awal pekan ini diperkirakan bakal bergerak pada range support di level 6589 dan resistance di 6713. Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham-saham seperti Jasa Marga (JSMR), Gudang Garam (GGRM), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), Indofood CBP (ICBP), Astra Internasional (ASII), AKR Corporindo (AKRA) dan Erajaya Swasembada (ERAA).
Related News
IHSG Tumbang di Penutupan Pekan, Merosot 53 Poin ke 8.212
Bangun Ekosistem Syariah, BSN Gandeng UNS
Nyemek ala Warmindo Makin Hype!
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni





