EmitenNews.com - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung mixed. Itu terjadi di tengah aksi wait and see investor atas pemungutan suara pada Rancangan Undang-Undang (RUU) pendanaan pemerintah di Washington. Pasalnya, itu mencangkup perpanjangan batas utang pada Kamis malam, waktu setempat.
Selain itu, investor juga akan terus memantau bagaimana pergerakan imbal hasil obligasi treasury. Di tempat lain, pasar juga akan menanti data PMI manufaktur China September secara konsensus cenderung flat. ”Secara teknikal, Indeks diperkirakan bergerak pada rentang support 6.140, dan resisten 6.170,” tutur Anissa Septiwijaya Research analyst Reliance Sekuritas.
Sejumlah saham laik koleksi antara lain Aneka Tambang (ANTM), Chandra Asri (TPIA), Ramayana Lestari (RALS), Ace Hardware Indonesia (ACES), Jasa Marga (JSMR), dan Smartfren (FREN). (*)
Related News
Perdana! Generali Indonesia Geber Generali Lion Heart Run 2026
H-1 Market Review MSCI, Bisakah Indonesia Bertahan di Emerging Market?
Perkuat Ekosistem Digital, Bale by BTN Gandeng Rumah123
IHSG Gagal Menghijau, Saham Emiten Prajogo Pangestu Kompak Tersungkur
Platform Kripto PINTU Sabet Emas Lagi di 2026
Garap Komunitas Esports, IPOT Mitra Utama Kapolda Jateng Cup 2026





