IHSG Diprediksi Menguat Terbatas usai Anjlok ke Level 6.318
:
0
Ilustrasi, seseorang memotret papan perdagangan saham di mainhall BEI. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (20/5/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 0,82% atau 52,179 poin ke level 6.318,500.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.215,562 hingga 6.459,556. Tekanan jual masih mendominasi pasar dengan 483 saham ditutup melemah, 208 saham menguat, dan 126 saham stagnan.
Volume perdagangan tercatat mencapai 41,13 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp22,36 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai 2,47 juta kali dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp10.987,53 triliun.
Pelemahan IHSG turut menyeret sejumlah saham yang terafiliasi dengan kelompok usaha besar di Indonesia.
Di jajaran top losers, saham Grup Barito mencatat penurunan paling signifikan. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok 14,74% ke level Rp2.660, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 10,18% ke posisi Rp1.720.
Saham-saham yang terkait dengan Sukmonohadi alias Hapsoro juga kompak berada di zona merah. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) merosot 7,16% ke level Rp9.400. Selain itu, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) turun 5,03%, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melemah 4,68%, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 3,28%.
Tekanan serupa terjadi pada emiten Grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 6,98% ke level Rp600. Saham lain seperti BHIT, BMTR, IATA, IPTV, dan RAAM juga ditutup di zona merah.
Dari Grup Agung Sedayu milik Sugianto Kusuma (Aguan), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melemah 2,58% ke level Rp7.550, sedangkan PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) turun 8,33% ke level Rp286.
Sementara itu, saham Grup Bakrie juga tidak luput dari tekanan. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) turun 9,42% ke level Rp250, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 6,99% ke level Rp173, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) terkoreksi 4,38% ke level Rp765.
Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mencatat penguatan signifikan. PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) memimpin daftar top gainers setelah melonjak 29,33% ke level Rp194.
Related News
BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045
Semakin Dekat ke 6.000, IHSG Kamis Terjun Bebas 3,54 Persen
Breaking: IHSG Kebakaran, Anjlok 3,33 Persen Sentuh Level 6.108,
Ratusan Relawan Manulife Indonesia Ramaikan Impact Week Perdana
IHSG Sesi I Memerah 2,76 Persen ke 6.144, Semua Sektor Bonyok
Jaga Usaha Peternak, Harga Ayam Hidup Disepakati Minimal Rp19.500/Kg





