IHSG Diramal Melemah, Ini Rekomendasi Untuk SLIS, BULL, BUKA dan KEEN
EmitenNews.com—Pada perdagangan Rabu (21/12), Bursa saham Wallstreet ditutup menguat didorong positif nya rilis data Consumer Confidence AS pada level 108.3 lebih tinggi dari perkiraan konsensus.
Bursa saham Asia ditutup variatif pelaku pasar mencermati potensi resesi ekonomi global pasca pengetatan kebijakan moneter beberapa Bank Sentral di dunia. Harga minyak mentah WTI ditutup menguat setelah terjadinya penurunan cadangan minyak AS sebesar 5,894 juta barrels.
IHSG ditutup menguat pada perdagangan Rabu (21/12), Indeks penopang penguatan IHSG IDXENER (+3.03%) dan IDXTECHNO (+0.37%). Investor asing mencatatkan Nett Sell IDR 1,579 Triliun.
“Diperkirakan hari ini Kamis (22/12) IHSG berpotensi melemah dengan range 6700-6900, saham sektoral yang dapat diperhatikan Banking, Technology, Transportation, dan Infrastructure,” kata Dimas Wahyu Analis Bahana Sekuritas.
SLIS Terbentuk Hammer berpotensi terjadinya penguatan Area beli terbaik pada range 296-306 Stoploss jika Closing di bawah level 290.
BULL Berhasil Rebound dari Bottoming Area berpotensi terjadinya penguatan Area beli terbaik pada range 177-183 Stoploss jika Closing di bawah level 170.
BUKA Terbentuk Inverted Hammer berpotensi terjadinya penguatan Area beli terbaik pada range 254-264 Stoploss jika Closing di bawah level 250.
KEEN Terbentuk Doji berpotensi terjadinya penguatan Area beli terbaik pada range 610-630 Stoploss jika Closing di bawah level 600.
Related News
Kampung Nelayan Akan Dikelola BUMN PT. Agrinas Jaladri Nusantara
Konsumsi Domestik Bawa Industri Logam Tumbuh 15,71 Persen Di 2025
Mengekor Wall Street, IHSG Kembali Tertekan
IHSG Terjebak Koreksi, Serok Saham ELSA, PSAB, dan ENRG
BXA 2026 Pertegas Peran BTNers
IHSG Turun Tipis ke 8.265, Tujuh Sektor Masuk Zona Merah





