IHSG Ditutup Anjlok Lagi 3,3 Persen ke Level 6.270
Lantai perdagangan saham BEI
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan hari ini Jumat (28/2) anjlok lagi 214,85 poin atau 3,31% ke level 6.270,59.
IHSG bergerak dari batas atas di level 6.485 hingga batas bawah pada level 6.246 setelah dibuka pada level 6.485.
Pelemahan IHSG di penutupan sore hari ini didorong penurunan seluruh indeks sektor. Indeks sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor barang baku yang turun hingga 5,55%, sektor infrastruktur turun 3,77% dan sektor energi turun 3,59%.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 21,04 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 19,77 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 555 saham turun dan 146 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya MLPT sebesar Rp2.200 menjadi Rp40.000 per lembar dan LIFE sebesar Rp1.200 menjadi Rp7.250 per lembar serta SRAJ sebesar Rp280 menjadi Rp2.840 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DSSA sebesar Rp1.625 menjadi Rp30.875 per lembar dan JSPT sebesar Rp1.375 menjadi Rp12.600 per lembar serta ITMG sebesar Rp1.125 menjadi Rp23.700 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 153.136 kali senilai Rp3,42 triliun kemudian BBCA sebanyak 53.153 kali senilai Rp2,48 triliun dan BMRI sebanyak 37.287 kali senilai Rp2,13 triliun.
Top losers LQ45 hari ini adalah, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) (-15,70%), Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (-15,42%) dan Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) (-10,04%).
Sedangkan Top gainers LQ45 hari ini adalah, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) (0,48%), Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (0,46%) dan ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) (0,00%).
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





