IHSG Ditutup Naik 0,34 Persen, INKP, BRPT, ADRO Top Gainers LQ45

EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sore hari ini Jumat (2/9) naik 0,34% atau 24,07 poin ke level 7.177,18
Kenaikan IHSG pada penutupan sore hari ini, disumbang oleh indeks Sektor energi yang menguat hingga 1,21%. Sektor barang baku naik 0,90%. Sektor perindustriannaik 0,82%. Sektor kesehatan naik 0,70%. Sektor properti dan real estat naik 0,56%. Sektor keuangan naik 0,48%. Sektor transportasi dan logistik naik 0,12%. Sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,10%.
Total volume perdagangan saham hingga penutupan hari ini mencapai nilai transaksi Rp13,7 triliun. Sebanyak 266 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 322 saham mengalami penurunan harga 220 saham tak mengalami perubahan harga.
Top gainers LQ45 hingga penutupan hari ini, Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 7,27%, Barito Pacific Tbk (BRPT) -4,24% dan Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) 2,16%. Sedangkan Top losers LQ45, Vale Indonesia Tbk (INCO) -3,35%, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -3,16% dan Bukalapak.com Tbk (BUKA) -2,74%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya GEMS sebesar Rp1.100 menjadi Rp8.025 per lembar dan BYAN sebesar Rp1.075 menjadi Rp66.450 per lembar serta UNTR sebesar Rp625 menjadi Rp33.900 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya TECH sebesar Rp450 menjadi Rp6.075 per lembar dan JECC sebesar Rp320 menjadi Rp4.570 per lembar serta BRAM sebesar Rp275 menjadi Rp8.475 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BUMI sebanyak 72.322 kali senilai Rp1,82 triliun kemudian HDIT sebanyak 37.158 kali senilai Rp77,7 miliar dan OILS sebanyak 34.147 kali senilai Rp22, 9 miliar.
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker